Erupsi dan Aktivitas Kegempaan Gunung Semeru Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Waspada
Aktivitas erupsi dan kegempaan Gunung Semeru masih tinggi. Status Level IV Awas, tiga warga terluka, dan puluhan rumah rusak akibat aliran lahar.
nusantaraterkini.co, JAWA TIMUR – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan intensitas tinggi. Ketua Tim Gunung Api PVMBG, Heruningtyas Desi Purnamasari, melaporkan kondisi terkini dari pusat pemantauan pada Kamis (20/11/2025) pagi. Ia menyebutkan bahwa erupsi masih terus terjadi disertai peningkatan kegempaan.
“Erupsi Semeru masih berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Dalam rentang waktu itu tercatat 25 kali erupsi di sekitar area kawah, termasuk guguran material,” jelas Heruningtyas.
Dengan kondisi tersebut, status Semeru tetap berada di Level IV atau Awas. Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan imbauan resmi.
Baca Juga : Puluhan Rumah dan Bangunan Sekolah Rusak Dihantam Lahar Gunung Semeru
“Kegempaan memang menurun dibanding kemarin, tetapi masih tergolong tinggi. Kami minta warga tetap patuh terhadap rekomendasi Badan Geologi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 8–10 kilometer dari puncak, mengingat potensi bahaya yang masih mengancam. Hujan di kawasan puncak juga dapat memicu aliran lahar yang membahayakan pemukiman.
“Awan panas tidak teramati lagi, tetapi aliran sungai masih dipadati warga. Ini yang harus diwaspadai, terutama bila terjadi hujan di puncak yang bisa memicu bencana susulan,” ujarnya.
Hingga saat ini dilaporkan tiga warga mengalami luka-luka akibat erupsi. Sementara itu, puluhan rumah mengalami kerusakan berat akibat aliran lahar yang melalui jalur berbeda dari kejadian tahun 2021.
“Belum ada laporan korban jiwa. Tiga korban luka terdiri dari sepasang suami-istri yang melintas di jembatan, dan satu warga lainnya. Untuk rumah, jumlahnya cukup banyak dan banyak yang rusak parah,” tutup Heruningtyas.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·2 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·4 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·5 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·5 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan