Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR: Program MBG Bukti Keberpihakan Negara pada Generasi Emas

DPR sebut Makan Bergizi Gratis investasi strategis, bukan beban APBN, demi cetak SDM unggul Generasi Emas 2045

Firman Soebagyo mengikuti rapat di Komisi iV DPR. (Foto: istimewa)
Firman Soebagyo mengikuti rapat di Komisi iV DPR. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi IV , , menegaskan bahwa Program (MBG) bukan sekadar agenda sosial, melainkan negara dalam membangun fondasi sumber daya manusia unggul. 

Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap masa depan .

Menurutnya, negara tidak boleh setengah hati dalam memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi. Ia menilai kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari faktor kesehatan dan kecukupan gizi peserta didik.

“Mustahil kita menuntut prestasi tinggi jika kebutuhan paling mendasar anak-anak, yakni asupan gizi, diabaikan. MBG adalah jawaban konkret. Ini langkah progresif yang harus kita kawal bersama,” tegas politisi senior Partai Golkar itu, Senin (2/3/2026).

Firman menyampaikan, berbagai kajian ilmiah telah membuktikan keterkaitan langsung antara kecukupan gizi dengan perkembangan kognitif, daya konsentrasi, serta capaian akademik jangka panjang. 

Karena itu, ia memandang MBG sebagai kebijakan berbasis sains sekaligus solusi riil atas persoalan ketimpangan kualitas pendidikan.

“Program ini memperkuat imunitas, menjaga konsistensi kehadiran siswa di sekolah, dan meningkatkan fokus belajar. Dengan kata lain, ini investasi strategis untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif,” ujar anggota Baleg DPR ini.

Sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman juga menyoroti pengalokasian APBN untuk MBG sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia. Ia menolak anggapan bahwa program tersebut menjadi beban fiskal.

“Belanja negara di sektor ini bukan pemborosan. Ini investasi jangka panjang. Negara sedang menanam untuk masa depan, bukan sekadar membelanjakan anggaran,” katanya.

Namun demikian, Firman mengingatkan bahwa besarnya anggaran harus diiringi tata kelola yang disiplin dan transparan. Ia memperingatkan agar program unggulan ini tidak tercoreng oleh praktik penyalahgunaan atau distribusi yang tidak tepat sasaran.

“Pengawasan harus ketat, akuntabel, dan tanpa kompromi. Jangan sampai niat baik negara dirusak oleh kelalaian atau penyimpangan. Komisi IV akan menjalankan fungsi kontrol secara maksimal,” tandas legislator asal Pati, Jawa Tengah tersebut.

Firman memastikan DPR akan berdiri di garda depan dalam mengawal pelaksanaan MBG agar benar-benar menyentuh siswa yang membutuhkan dan menghasilkan dampak konkret bagi peningkatan mutu .

“Tujuan kita jelas: anak-anak Indonesia sehat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat global. MBG bisa menjadi yang menentukan arah masa depan bangsa, asalkan dijalankan dengan disiplin dan integritas,” pungkasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait