Dedi Mulyadi Resmi Terbitkan SE, Larang Minta Sumbangan di Jalan Se-Jawa Barat: Termasuk Pembangunan Masjid
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, resmi menerbitkan surat edaran (SE) soal penertiban praktik minta sumbangan di seluruh jalan di wilayah
nusantaraterkini.co, JABAR - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, resmi menerbitkan surat edaran (SE) soal penertiban praktik minta sumbangan di seluruh jalan di wilayah Jabar. Termasuk untuk pembangunan masjid.
Surat edaran itu diterbitkan Dedi hari ini, Senin (14/4/2025) dengan nomor 37/HUB.O2/KESRA ditujukan kepada seluruh pengurus kewilayahan mulai wali kota atau bupati, camat, lurah, dan kepala desa di 27 kabupaten/kota di Jabar.
Dalam surat itu, Dedi menyampaikan agar para pengurus kewilayahan menertibkan aktivitas meminta sumbangan di jalan-jalan wilayah Jawa Barat. Tak semata untuk pembangunan rumah ibadah, tapi juga bentuk sejenisnya.
“Menertibkan jalan umum di masing-masing wilayahnya dari pungutan/sumbangan masyarakat dan/atau bentuk sejenis lainnya,” ujar Dedi dikutip dari surat edaran tersebut.
Dia juga meminta wali kota hingga lurah di Jawa Barat membina di wilayahnya masing-masing sehingga tumbuh kesadaran menjaga ketertiban ruang publik dan lingkungan.
Dia juga menginstruksikan agar para pejabat daerah dapat menumbuhkan pemahaman dan sikap yang bijak dalam menghimpun dana untuk kepentingan umum lain di wilayahnya, termasuk pembangunan rumah ibadah.
“Terkait dampak dari pelaksanaan penertiban dimaksud, akan dicarikan solusinya oleh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” imbuh Dedi dikutip kumparan.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melarang penggalangan dana atau meminta sumbangan untuk pembangunan masjid di jalan raya. Dedi mengatakan, hal itu dapat membuat kemacetan dan menimbulkan citra buruk umat Islam.
Larangan itu, dia sampaikan saat dalam perjalanan usai menghadiri HUT Kabupaten Sukabumi pada Kamis (10/4/2025) kemarin. Di tengah perjalanan, Dedi berhenti dan turun dari mobilnya dan menegur bapak-bapak yang sedang memungut dana untuk pembangunan masjid.
"Mulai hari ini bapak hentikan mungut di jalan. Pertama membuat kemacetan. Yang kedua membangun citra buruk terhadap umat Islam," kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun YouTube-nya, Minggu (13/4/2025).
"Nih, saya kasih untuk satu bulan, enggak usah mungut di jalan, Rp 30 juta," sambungnya.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTidak Hanya Selingkuh, IA Kepala SPPG di Tebingtinggi Diduga Telantarkan Istri dan Anak
hendra·5 menit yang lalu -
NEWSOTT PPPK Banyuasin Jadi Alarm, DPR Soroti Pengawasan Dana Revitalisasi Sekolah Rp14 Triliun
hendra·35 menit yang lalu -
NEWSPenebang Pohon yang Terjatuh di Lapangan Merdeka Binjai Tak Punya Kontrak Kerja dengan DLH: Upah Dari Penjualan Kayu
hendra·56 menit yang lalu -
NEWSKejagung Periksa 2 Pegawai Kementerian ESDM dalam Kasus Dugaan Ekspor Ilegal 390 Ton LTJ
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPetugas Potong Pohon Terjatuh di Lapangan Merdeka Binjai, Tangan Patah dan Kepala Luka
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan