Darmadi Durianto Kritik Rencana Pajak E-Commerce, Sebut Bisa Jadi Pukulan bagi UMKM
Darmadi Durianto Kritik Rencana Pajak E-Commerce, Sebut Bisa Jadi Pukulan bagi UMKM
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, mengkritik rencana pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,5 persen kepada pedagang online di platform e-commerce.
Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi semakin membebani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang saat ini masih berjuang mempertahankan usahanya.
Darmadi menilai besaran pajak yang terlihat kecil tidak bisa dipandang sederhana karena menyangkut kelompok yang akan menanggung beban tersebut.
"Kelihatannya kecil, tetapi ini bukan soal angka, ini soal siapa yang dibebani. UMKM kita tidak sedang untung besar, mereka bertahan hidup dengan margin yang tipis," kata Darmadi, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, pelaku UMKM yang berjualan secara daring saat ini sudah menghadapi berbagai biaya, mulai dari potongan administrasi platform, ongkos kirim, biaya promosi, hingga pengeluaran untuk meningkatkan visibilitas produk melalui algoritma platform.
Menurutnya, penambahan pungutan pajak berisiko menjadi tekanan tambahan yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha kecil.
"Kalau kita tidak hati-hati, ini bisa menjadi pukulan terakhir bagi usaha kecil," ujar Legislator dapil Jakarta III ini.
Darmadi meminta pemerintah mengarahkan kebijakan perpajakan kepada perusahaan platform digital yang dinilai memperoleh keuntungan besar dari aktivitas perdagangan elektronik.
Ia mencontohkan perusahaan e-commerce besar seperti Shopee dan Tokopedia yang memiliki peran dominan dalam ekosistem perdagangan digital.
Menurut Darmadi, pemerintah seharusnya lebih fokus memaksimalkan penerimaan negara melalui pajak atas laba perusahaan, pajak pertambahan nilai (PPN) layanan digital, biaya iklan, biaya administrasi, serta komisi transaksi yang diperoleh platform.
"Kalau mau bicara keadilan, jangan salah sasaran. Jangan UMKM yang dipajaki, arahkan ke platform dan pemain besar yang menikmati keuntungan besar dari sistem yang ada," tegasnya.
Ia juga mengusulkan adanya batasan omzet tertentu agar pelaku usaha kecil tetap mendapatkan perlindungan, sementara pelaku usaha besar dikenakan kewajiban pajak yang lebih proporsional.
Darmadi mengingatkan bahwa kebijakan yang tidak tepat sasaran dapat berdampak luas terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, apabila UMKM mengalami tekanan berlebihan hingga banyak yang gulung tikar, maka daya beli masyarakat dan lapangan kerja juga berpotensi terdampak.
"Kalau UMKM tumbang, daya beli turun, tenaga kerja terpukul, dan ekonomi ikut terganggu. Kita membutuhkan kebijakan yang berani, tetapi juga berpihak kepada pelaku usaha kecil," katanya.
Ia menegaskan, pemerintah perlu memastikan kebijakan perpajakan di sektor digital diterapkan secara adil dengan mengutamakan perlindungan terhadap UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·8 menit yang lalu -
KRIMINALKurir 100 Pod Getar di Medan Ditangkap, Polisi Buru Pemasok
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan