Como 1907 Bantai Pisa 5-0, Fabregas Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Bambang Hartono
Kemenangan telak Como 1907 atas Pisa di Serie A dipersembahkan Cesc Fabregas untuk mendiang Bambang Hartono
Nusantaraterkini.co, COMO - Klub Serie-A, Como 1907 berhasil menang telak 5 gol tanpa balas saat mengalahkan Pisa di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (22/3/2026) malam.
Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas mengatakan, kemenangan ini dipersembahkan untuk mendiang pemilik klub, Michael Bambang Hartono, yang baru meninggal pada Kamis (19/3/2026) lalu.
“Hari ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami kehilangan orang yang sangat penting di klub, tetapi kami di sini berkat orang-orang yang percaya pada klub, pada kota ini," kata Fabregas usai laga seperti dilaporkan DAZN.
"Kami tidak boleh melupakannya. Ini harus dikenang dengan penuh kasih sayang, kemenangan untuk Michael dan seluruh keluarga Hartono," ujarnya.
Mantan gelandang Chelsea dan Barcelona itu mengutarakan, ia dan para pemain sudah menyadari bahwa pertandingan kali ini akan sangat berbeda, mengingat suasana duka yang menyelimuti klub Italia tersebut.
Fabregas pun sangat puas dengan penampilan anak-anak asuhnya yang dinilainya menyerang dengan baik untuk dua gol pertama serta cukup konsisten untuk bermain cerdas hingga menang telak lima gol tanpa balas.
"Saya mau menyampaikan duka cita untuk keluarga Hartono atas apa yang sudah mereka berikan kepada kota dan klub kami," ujarnya.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh elemen stadion mengheningkan cipta selama satu menit sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang Bambang Hartono yang meninggal di Singapura, Kamis (19/3/2026) lalu.
Melansir Antara, Como saat ini tengah berada di salah satu periode terbaik mereka setelah sempat terpuruk di kasta keempat sepak bola Italia sebelum diakusisi grup Djarum melalui SENT Entertainment dengan nilai sekitar 800 ribu euro atau setara Rp12,5 miliar.
Sejak saat itu, Como menunjukkan perkembangan pesat dengan melesat naik tiga kasta dalam waktu lima tahun. Mereka menjuarai Serie C pada 2021 dan akhirnya kembali ke Serie A setelah penantian 21 tahun.
Di bawah arahan Fabregas, Como kini menjelma menjadi tim kompetitif. Pada musim ini, mereka bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen dan membuka peluang tampil di Liga Champions.
"Suasananya sangat bagus, orang-orang bahagia, dan kita semua menginginkan lebih, tetapi mereka menikmati perjalanannya. Enam atau tujuh tahun lalu kami adalah tim di Serie D, sekarang mereka membuat kemajuan. Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini," kata Fabregas.
"Kami mencapai apa yang telah kami tetapkan dua tahun lalu. Kami tahu ke mana kami ingin pergi dan bagaimana kami ingin melakukannya, itu sangat penting bagi saya," pungkasnya.
(*/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·4 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·5 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·8 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan