Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Cek Kesehatan Gratis Ditargetkan 7,3 Juta, Pemprov Sumut Percepat Layanan 619 Puskesmas

Pemprov Sumut menargetkan 7,3 juta warga mendapat Cek Kesehatan Gratis 2026 melalui 619 puskesmas guna memperkuat layanan preventif.

Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan, Pemprov Sumut menarget 7,3 juta jiwa dapat layanan cek kesehatah gratis, saat konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (10/7/2026).(foto: diskominfo sumut)
Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan, Pemprov Sumut menarget 7,3 juta jiwa dapat layanan cek kesehatah gratis, saat konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (10/7/2026).(foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.co — Pemerintah Provinsi terus mempercepat pelaksanaan Program (CKG) di seluruh wilayah administrasinya. Pada tahun 2026 menargetkan sebanyak 46% penduduk atau sekitar 7,3 juta jiwa dapat memperoleh jaminan layanan preventif tersebut.

​Langkah ini ditetapkan sebagai instrumen prioritas utama demi mewujudkan pemerataan fasilitas yang berkeadilan di wilayah . Target mutlak dari program jaring pengaman ini adalah memastikan hak dasar medis terpenuhi agar tidak ada lagi masyarakat yang terlantar karena sakit.

"Pada tahun 2025 capaian Sumut terbaik keempat tingkat nasional, kita berhasil memenuhi capaian sekitar 22,56%. Target tersebut dinaikkan secara bertahap, dan untuk tahun ini kita menargetkan capaian sebesar 46%," ujar Kabid Kesmas , , saat konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (10/7/2026).

​Berdasarkan data berkala hingga Juni 2026, grafik kunjungan masyarakat menunjukkan tren masif dengan realisasi mencapai 3,2 juta jiwa. Optimisme untuk mengejar target akhir tahun disokong oleh kesiapan infrastruktur fungsional yang kini telah aktif beroperasi di 619 se-Sumatera Utara.

Untuk mempercepat capaian tersebut, Gubernur memberikan perhatian khusus dengan mendorong seluruh jajaran kepala daerah mengoptimalkan pelaksanaan layanan di wilayah masing-masing. Di lapangan, masyarakat juga tidak perlu khawatir terbebani oleh urusan birokrasi administrasi yang rumit ataupun kendala biaya.

​Warga cukup mendatangi terdekat dengan membawa serta menunjukkan dokumen kartu identitas resmi seperti KTP beserta Kartu Keluarga. Setelah menunjukkan persyaratan tersebut, layanan pemeriksaan medis bisa langsung diterima oleh masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Tindakan Preventif

Hery Valona memaparkan, esensi utama dari program ini adalah tindakan preventif melalui deteksi dini untuk memetakan kondisi fisik masyarakat. Melalui deteksi yang cepat, potensi penyakit kronis dapat diidentifikasi dan segera ditangani oleh tim medis lebih awal sebelum berkembang menjadi serius.

​"Sudah tersedia di 619 puskesmas, tujuan program ini untuk mendeteksi dini (skrining) sehingga gejala penyakit dapat ditangani sebelum serius," papar Hery Valona Bonatua.

Oleh karena itu, kata dia, peran aktif serta kesadaran mandiri dari masyarakat luas untuk memeriksakan diri secara berkala menjadi kunci utama keberhasilan jaminan ini. 

"Secara simultan, Pemprov Sumut juga terus memperkuat jaminan kesehatan melalui perluasan program Universal Health Coverage ()," pungkasnya.

(CW4/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait