Bupati Tapsel Gus Irawan Jenguk Ibu Hamil yang Ditandu 30 KM, Ungkap Kendala Pembangunan Jalan
Bupati Tapsel Gus Irawan jenguk Tuti Daulay. Ungkap kendala pembangunan jalan Arse karena status hutan lindung
Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu menjenguk Tuti Daulay, ibu hamil yang viral ditandu warga saat hendak melahirkan di Dusun Aek Nabara, Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse.
Saat itu, dia harus ditandu warga ramai-ramai sejauh 30 kilometer saat hendak melahirkan demi sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sipirok, pada Sabtu (9/5/2026) kemarin.
Malangnya, setibanya di rumah sakit, proses persalinan Tuti Daulay menyatakan bahwa bayi yang dikandungnya sudah tak bisa diselamatkan lagi.
Saat ini, Tuti Daulay belum pulang ke rumahnya di Dusun Aek Nabara, Arse. Ia sedang beristirahat di rumah saudaranya di Pinang Nabaris, Sipirok.
Gus Irawan pun datang menemui Tuti Daulay. Pertemuan keduanya terjadi, Selasa, (12/5/2026) siang.
Menurut Gus Irawan, pihaknya mengerti situasi yang terjadi Dusun Aek Nabara, Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse, sehingga Tuti Daulay ditandu warga saat hendak melahirkan sejauh 30 kilometer.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga sudah mengajukan program Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2025 untuk membuka jalan di Kecamatan Arse.
"Kami memang mengerti situasi di sana sangat berat. Karena itu, untuk program TMMD 2025 sudah diajukan. Desa Dalihan Natolu ini berada di kawasan hutan lindung, sehingga kami tidak punya kewenangan," ujarnya.
"Dengan program TMMD dan Karya Bhakti. 2025 sudah kami rencanakan dan memohon izin ke kehutanan, tapi tidak diberi izin, sehingga program ini tertunda," ujarnya.
Gus Irawan mengakui, situasi medan di Desa Dalihan Natolu memang berat. Itu terlihat dari proses Tuti Daulay yang ditandu warga ramai-ramai saat hendak melahirkan. Jalan aspal di sana sangat jarang.
"Yang paling berat medannya itu adalah Desa Dalihan Natolu. Di samping memang medannya yang berat. Saya terus terang belum pernah ke sana. Makanya setelah dari sini, saya akan pergi ke sana untuk melihat situasi dan faktanya," ujarnya.
Selain itu, fasilitas dan nakes di Desa Dalihan Natolu tepatnua di Dusun Aek Nabara sangat minim. Ini lah yang menyebabkan Tuti Daulay terpaksa ditandu warga sejauh 30 kilometer saat hendak melahirkan.
Gus Irawan mengaku pihaknya sudah menambah pelayanan kesehatan sebanyak 15 pos kesehatan desa di Tapanuli Selatan.
"Misalnya di sana pun kami buat pos kesehatan, pasti terbatas dan dirujuk ke rumah sakit. Nah, koneksivitasnya yang paling utama. Karena selama ini masyarakat yang keluar dari sana dengan berjalan kaki," ujarnya.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·18 menit yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·23 menit yang lalu -
SUMSELHerman Deru Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Palembang
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
SUMSELBayi 11 Hari di Ogan Ilir Nyaris Tewas Disayat Ibu Kandung
Herman Saleh Harahap·53 menit yang lalu -
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·10 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·10 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan