Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bantu Korban Banjir dan Longsor di Luwu, TNI AU Siagakan Helikopter

TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan satu unit Helikopter Caracal H-225M untuk membantu korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu.

TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan satu unit Helikopter Caracal H-225M untuk membantu korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.(Dok Puspen TNI)
TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan satu unit Helikopter Caracal H-225M untuk membantu korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.(Dok Puspen TNI)
A A

Nusantaraterkini.co, - TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan satu unit Helikopter Caracal H-225M untuk membantu korban terdampak dan tanah di , .

Terbaru, helikopter berhasil mengevakuasi 36 lanjut usia (lansia) dan anak-anak pada Senin (6/5/2024).

“Memasuki hari keempat bencana banjir dan tanah longsor, Helikopter Caracal H-225M terus bekerja untuk mengevakuasi warga yang berada di desa terisolir, khususnya warga sakit, lansia serta anak-anak yang membutuhkan pertolongan darurat,” tulis siaran pers Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Senin.

Selain mengevakuasi warga, Helikopter Caracal berhasil mengirim enam tim medis dari Posko Penanggulangan Bencana Andi Jema menuju Desa Rante Lajang.

Helikopter juga mendistribusikan bantuan logistik berupa paket makanan dan obat-obatan didaratkan di Bandar Udara Andi Djemma, Luwu, Sabtu (4/5/2024).

“Paket makanan dan obat-obatan dengan total seberat 1 ton untuk disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Latimojong, , Provinsi ,” ujar Panglima Koopsud II Marsekal Muda Budhi Achmadi dalam siaran pers Dinas Penerangan , Senin.

Adapun Helikopter Caracal H-225M yang dikerahkan dengan nomor registrasi H-2209 terbang dari Skuadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

Helikopter diawaki pilot Lettu (Pnb) Yogie Pradana dan co-pilot Lettu (Pnb) Ardy Septiantara. Sejumlah pasukan elite TNI AU, Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) atau Korps Baret Jingga, turut dikerahkan dalam distribusi tersebut.

Diketahui, dan melanda 13 kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Latimojong menjadi kecamatan dengan dampak terparah.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana () per Sabtu (4/5/2024) pukul 15.00 WIB, sebanyak 3.479 keluarga terdampak banjir dan longsor di Luwu Laporan termutakhir mencatat ada 13 orang dunia. (rsy/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait