Banjir Ancam Swasembada Pangan, Komisi IV Desak Kementan Gerak Cepat
Kami berharap pemerintah melakukan antisipasi agar para petani tidak merugi karena lahan pertanian tergenang banjir
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ribuan hektare padi di berbagai daerah terancam puso karena terendam banjir. Anggota Komisi IV DPR Hindun Ansah mendesak Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat untuk mengurangi potensi kerugian dari petani.
“Kami berharap pemerintah melakukan antisipasi agar para petani tidak merugi karena lahan pertanian tergenang banjir. Kementerian Pertanian harus segera melakukan langkah-langkah antisipasi sehingga petani tidak merugi,” ujar Hindun Anisah, Kamis (23/1/2025).
Baca Juga: Warga Medan Helvetia Tolak Eksekusi Tanah, Protes Klaim Pihak Komplek Taman Hako Indah
Dia mengatakan saat ini ratusan hektare lahan pertanian di berbagai daerah telah terendam banjir. Di antaranya di Ngawi, Kudus, Brebes, Sumenep, Jambon, dan beberapa wilayah lain. Situasi ini membuat ribuan petani terancam merugi karena lahan puso. “Curah hujan masih cukup tinggi, jika tidak ada langkah-langkah mitigasi dari Kementan maka petani bisa mengalami merugi,” katanya.
Hindun menilai langkah mitigasi dari Kementan harus cepat. Jika tidak kerugian petani akan semakin tinggi. “Ini perlu langkah cepat agar tidak ada kerugian seperti yang sebelumnya pernah terjadi di Kabupaten Kudus karena lahan puso,” katanya.
Langkah konkret tersebut bisa berupa penyiapan pompa air oleh pemerintah kabupaten agar sawah yang tergenang banjir bisa segera disedot airnya untuk dialirkan ke sungai. Adanya asuransi pertanian juga perlu secara masif disosialisasikan kepada petani. Terutama kepada petani di wilayah pertaniannya berisiko terendam banjir. Program bantuan puso yang sudah berlangsung ini juga perlu ditingkatkan.
“Kami juga perlu menyerap aspirasi dari masyarakat terutama petani terkait apa yang menjadi keinginan mereka dalam upaya mitigasi banjir di lahan pertanian,” kata Hindun.
Baca Juga: Kelakar Menko Pangan ke Kapolda Sumut: Kadang Polisi Menanam Jagung di Lahan Warga Juga
Legislator dari Dapil Jawa Tengah II ini mengingatkan jika pertanian merupakan pilar utama swasembada pangan yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo. Menurutnya Kementan harus mempunyai langkah mitigasi terhadap berbagai ancaman terhadap pertanian termasuk langsung menangani lahan pertanian yang rusak akibat terendam banjir.
“Jika upaya perbaikan saluran irigasi pertanian ini tidak segera dilakukan akan berdampak pada menurunnya produksi beras dan target swasembadan pangan menjadi program pemerintahan Presiden Prabowo, tidak akan tercapai,” pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·42 menit yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·52 menit yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALResidivis Curanmor di Langkat Ditangkap, Motor Purnawirawan TNI AD Jadi Sasaran
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAEmpat Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Intan Jaya
hendra·4 jam yang lalu -
SUMUTWali Kota Binjai Lantik Sofyan Syahputra Siregar Jadi Kadis Pendidikan, 41 Kepala Sekolah Terima SK
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan