Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Atap Dua Ruang Kelas SD Muhammadiyah-28 Medan Ambruk Diterjang Puting Beliung, Foto Prabowo-Gibran Tetap Utuh

Atap dua ruang kelas SD Muhammadiyah-28 Medan ambruk diterjang puting beliung. Foto Prabowo-Gibran tetap utuh di tengah kerusakan.

Bagikan:
Foto Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap terpasang di dinding ruang kelas SD Muhammadiyah-28 Medan setelah atap dua ruang kelas ambruk diterjang puting beliung, Selasa (18/8/2026) malam. (Ton/Nusantaraterkini.co)
Foto Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap terpasang di dinding ruang kelas SD Muhammadiyah-28 Medan setelah atap dua ruang kelas ambruk diterjang puting beliung, Selasa (18/8/2026) malam. (Ton/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, – Angin yang menerjang Kota Medan pada Selasa (18/8/2026) malam membuat dua ruang kelas Medan porak-poranda. Namun, ada satu hal yang menarik perhatian di tengah kerusakan itu, foto Presiden dan Wakil Presiden tetap utuh di dinding kelas.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar selepas Isya, ketika hujan deras disertai melanda sejumlah wilayah Kota Medan.

Misman, perintis SD -28 Medan, mengaku sempat panik ketika menerima telepon dari penjaga sekolah yang mengabarkan bagian atap bangunan ambruk.

Hal pertama yang dipikirkannya adalah keselamatan orang-orang di sekitar sekolah.

“Yang pertama saya tanyakan ada korban jiwa atau tidak. Karena plafon itu terbuat dari kerangka baja,” ujar Misman saat ditemui, Kamis (20/8/2026).

Kekhawatiran Misman bertambah setelah mengetahui atap bangunan sekolah jatuh hingga mengenai rumah yang berada tepat di depan sekolah.

Malam itu, meski hujan masih mengguyur dan listrik padam, Misman bersama pengurus Pulau Brayan langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi sekolah.

Mereka kemudian mendapati kerangka atap dan material bangunan telah jatuh hingga merusak bagian kanopi serta seng rumah warga di depan sekolah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Untung waktu kejadian yang punya rumah sedang tidak di tempat. Untung juga tidak ada mobil yang parkir di garasinya. Biasanya ada,” kata Misman.

Setelah memastikan kondisi di sekitar sekolah aman, Misman naik ke lantai tiga. Di sana, dua ruang kelas yang biasa digunakan siswa kelas IV dan V mengalami kerusakan cukup parah.

Atap kedua ruang kelas jebol. Air hujan kemudian menggenangi lantai hingga setinggi mata kaki orang dewasa.

Sebagian air bahkan mengalir dari lantai tiga menuju masjid yang berada di lantai dua melalui tangga.

Sejumlah perlengkapan belajar mengajar ikut menjadi korban. Buku, Al-Qur'an, meja, kursi hingga pendingin ruangan (AC) berjatuhan akibat hantaman angin dan ambruknya bagian atap.

Namun, di antara berbagai benda yang berserakan, terdapat satu pemandangan yang mencuri perhatian.

Lambang Pancasila serta foto Presiden dan Wakil Presiden masih tetap terpasang di dinding.

“Buku, Al-Qur'an, meja kursi, AC berjatuhan di lantai. Kecuali lambang Pancasila, foto Presiden Prabowo dan wakilnya, Gibran. Yang lain tumbang semua,” tutur Misman.

Kerusakan tersebut membuat dua ruang kelas untuk sementara waktu tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Pihak sekolah kini harus memikirkan penanganan kerusakan agar aktivitas belajar siswa kelas IV dan V dapat kembali berjalan dengan aman.

Di tengah puing dan genangan air, foto Prabowo-Gibran yang masih berdiri di dinding menjadi salah satu bagian yang tersisa dari ruang kelas yang diterjang tersebut.

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait