Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Analis Pasar: IHSG akan Melanjutkan Relinya di Rentang Support 8.233 dan Resistance 8.272

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04% ke level 8.250 di pasar spot. Indeks juga sempat menyentuh level intraday tertinggi baru di 8

Bagikan:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah dengan melemah 0,45% ke level 7.862 di pasar spot.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah dengan melemah 0,45% ke level 7.862 di pasar spot.
A A

Nusantaraterkini.co,  Jakarta - Pada akhir perdagangan Kamis (9/10/2025) () ditutup menguat 1,04% ke level 8.250 di pasar spot. Indeks juga sempat menyentuh level intraday tertinggi baru di 8.272.

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG akan Menguji Support di Level 8.023 dan Resistance di 8.152

Secara sektoral, sektor transportasi membukukan kenaikan tertinggi yakni 3,44%, sementara sektor teknologi mengalami koreksi terdalam yakni 1,65%.

Baca Juga : IHSG Melemah Tipis 0,06% Bertengger di Level 8.119,991 di Perdagangan Rabu (24/9/2025)

Menanggapi hal tersebut, Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi pendorong laju hari ini. 

Baca Juga : IHSG Naik 0,31% Bertengger di Level 8.064,665 di Awal Perdagangan Selasa (23/9/2025)

Selain itu, dia juga mencermati adanya rebound pada perbankan yang memiliki bobot besar sehingga mengerek naik IHSG.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencermati, sinyal terjadinya aksi window dressing juga sudah mulai tampak. Sedikit informasi, window dressing merupakan strategi mempercantik kinerja di akhir periode pelaporan jelang akhir tahun atau kuartal dengan membeli -saham unggulan.

Baca Juga : Analis Pasar: Secara Teknikal IHSG Masih Berada Dalam Tren Positif

“Mengingat rata-rata secara historis selama 10 tahun terakhir, IHSG cenderung membukukan kinerja positif di bulan Oktober,” jelas Alrich.

Di samping itu, tambah Alrich, laju IHSG dipengaruhi oleh penjualan ritel domestik bulan Agustus 2025 sebesar 3,5% secara tahunan (YoY), melemah dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh 4,7% YoY per Juli 2025.

Baca Juga : Analis Pasar: Secara Teknikal IHSG Masih Berada Dalam Tren Positif

Meskipun begitu, penjualan ini menandakan pertumbuhan selama empat bulan berturut-turut. Hal ini menurut Alrich didorong oleh stimulus ekonomi pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat.

Selain itu, data penjualan motor di bulan September 2025 yang meningkat 7,3% YoY dari posisi 0,7% YoY di bulan sebelumnya juga turut memperkuat optimisme investor hari ini. Hal ini terjadi berkat tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Namun, penjualan mobil pada September 2025 tampak menurun 15,1% YoY setelah sebelumnya juga melemah 19,0% YoY di bulan Agustus 2025. 

Secara teknikal, Alrich melihat indikator MACD membentuk golden cross dan indikator Stochastic RSI kembali mengarah ke atas di area pivot. IHSG hari ini mampu bertahan di atas level 8.200, disertai volume beli. 

Dengan demikian, dia menaksir IHSG berpeluang lanjut menguat menguji level support 8.150 dan resistance 8.300 besok. 

“Namun perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek akibat profit taking pada akhir pekan,” wantinya.

Senada, Herditya juga memprediksi IHSG akan melanjutkan relinya di rentang support 8.233 dan resistance 8.272 hari ini. 

“Kami perkirakan investor masih akan mencermati pidato The Fed dan pergerakan harga emas dunia,” imbuh Herditya.

Dengan begitu, hari ini Herditya merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Central Omega Resources Tbk (DKFT), dan PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL). Masing-masing rentang support dan resistance-nya ialah Rp 153-164, Rp 800-815, dan Rp 346-360.

Sementara itu, pilihan saham Alrich hari ini jatuh pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru