28 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Lansia Jadi Fokus Utama
Sebanyak 28 ribu jemaah haji Indonesia tiba di Madinah. Layanan lansia jadi fokus utama di tengah meningkatnya jumlah kedatangan kloter.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Proses kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, terus berjalan lancar hingga memasuki hari keenam operasional.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, menyampaikan bahwa hingga Minggu (26/4/2026) pagi, sebanyak 72 kelompok terbang (kloter) telah tiba dengan total 28.004 jemaah.
“Kloter terakhir yang mendarat adalah SOK 13 pada pukul 05.45 waktu setempat,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 5.655 jemaah merupakan lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian dan layanan khusus sejak tiba di bandara hingga menuju hotel di Madinah.
Seluruh Jemaah Sudah Diberangkatkan ke Hotel
Abdul Basir memastikan seluruh jemaah yang tiba sejauh ini telah diberangkatkan ke penginapan masing-masing. Tidak ada jemaah yang tertahan di bandara.
“Seluruh proses berjalan lancar meskipun ada sejumlah tantangan di lapangan,” jelasnya.
Layanan Lansia Jadi Tantangan Utama
Tingginya jumlah jemaah lansia menjadi perhatian khusus bagi petugas. Berbagai fasilitas disiapkan, mulai dari kursi roda, payung, hingga kendaraan golf untuk membantu mobilitas di area bandara.
Selain itu, proses pemeriksaan dokumen juga memerlukan waktu lebih lama. Setiap jemaah harus melalui pemindaian visa secara individual sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
“Kami juga membantu membuka paspor saat proses pemindaian. Ini cukup memakan waktu, apalagi banyak jemaah lansia yang lebih nyaman menggunakan bahasa daerah,” tambahnya.
Kendala komunikasi turut menjadi tantangan, mengingat sebagian jemaah berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan bahasa yang beragam.
Dari sisi kesehatan, rata-rata sekitar 30 jemaah per kloter membutuhkan kursi roda, terutama saat proses naik ke bus menuju hotel.
Keberangkatan Bertahap Sesuai Aturan Arab Saudi
Abdul Basir menjelaskan bahwa proses keberangkatan dari bandara mengikuti regulasi otoritas Arab Saudi. Jemaah tidak diberangkatkan sekaligus, melainkan secara bertahap sesuai kesiapan data.
“Setiap bus menunggu proses input data melalui pemindaian visa selesai, baru diizinkan berangkat,” katanya.
Perjalanan dari bandara menuju hotel di Madinah diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit.
Puncak Kedatangan Segera Tiba
Dalam beberapa hari ke depan, jumlah kedatangan jemaah diprediksi akan meningkat. Saat ini, rata-rata terdapat sekitar 18 kloter per hari, dan diperkirakan mencapai 20 kloter saat puncaknya.
“Puncak kedatangan kemungkinan terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan,” pungkas Abdul Basir.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·23 menit yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·45 menit yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan