Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

27 Titik Banjir dan Longsor Terjadi di Taput: Jalinsum Sempat Tertutup, 98 Rumah Terdampak

Taput dilanda 27 titik bencana (banjir, longsor, pohon tumbang). 98 rumah terdampak & Jalinsum sempat tertutup. Evakuasi dilakukan bertahap

Personel gabungan melakukan evakuasi terhadap salah satu titik longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (26/11/2025). (Foto: dok istimewa)
Personel gabungan melakukan evakuasi terhadap salah satu titik longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (26/11/2025). (Foto: dok istimewa)
A A

, TAPUT - Upaya penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten (Taput) terus dilakukan oleh jajaran bersama TNI, BPBD, PUPR, Dishub, tenaga kesehatan, dan Polda Sumut.

Tercatat, hingga Rabu (26/11/2025) pukul 10.30 WIB, terdapat meliputi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak menyampaikan, seluruh personel dikerahkan untuk membuka akses, mengevakuasi warga, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Sebanyak 10 titik banjir tersebar di Kecamatan Purbatua, Pahae Jae, Siatas Barita, dan Tarutung. Ketinggian air bervariasi mulai dari 70 cm hingga mencapai 4 meter.

Baca Juga : Kasdam I/BB Berangkatkan 204 Personel Kodam I/BB untuk Membantu Bencana Alam Banjir dan Longsor di Wilayah Korem 023/Kawal Samudra

"Lebih dari 98 rumah warga terdampak, serta puluhan hektare lahan pertanian mengalami gagal panen," jelasnya.

Beberapa akses jalan, kata dia, juga terputus total, khususnya di Desa Siraja Oloan, Desa Hutauruk, dan ruas Aek Siansimun–Siandorandor. Meski demikian, tidak ada korban jiwa akibat banjir di seluruh titik.

Curah hujan intensitas tinggi mengakibatkan 16 titik longsor, sebagian besar berada di Jalinsum Tarutung–Sibolga dan Kecamatan Parmonangan.

Satu warga atas nama Haratua Sipahutar (50) mengalami luka pada bagian kepala dan telah dirawat intensif. Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka akibat rumah tertimpa longsor di Desa Sitolu Ompu.

Sejumlah ruas jalan nasional sempat tertutup total, namun beberapa titik sudah berhasil dibuka setelah alat berat diturunkan sejak dini hari.

Baca Juga : Anggota DPD RI Irman Gusman Serukan Mitigasi dan Bantuan Cepat untuk Banjir dan Longsor di Sumbar

Di Dusun 2 Sialang, Desa Simangumban Julu, satu pohon tumbang menutupi badan jalan, menyebabkan kemacetan. Personel segera mengevakuasi batang pohon sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Dalam operasi kemanusiaan ini, diturunkan 90 personel , 16 personel , 20 personel TNI, 7 petugas PUPR, 15 personel BPBD, 10 petugas Dishub dan 10 tenaga medis.

Operasi pencarian sempat dihentikan Selasa malam dan dilanjutkan Rabu pagi karena hujan deras, angin kencang, dan minimnya pencahayaan yang membahayakan keselamatan petugas.

Di beberapa wilayah, personel tetap bertahan untuk membantu warga yang mengungsi di Kecamatan Adiankoting dan Pahae Jae.

Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Fokus kami adalah keselamatan masyarakat. Petugas di lapangan terus bekerja untuk membuka akses, mengevakuasi warga, dan memastikan titik-titik rawan tetap dimonitor. Meski cuaca masih ekstrem, kami pastikan seluruh upaya penanganan berjalan terukur dan aman,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengapresiasi kinerja personel di lapangan dan menekankan bahwa Polda Sumut terus melakukan monitoring penuh.

“Kapolda telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan responsif dalam menangani situasi bencana. Polres Taput bersama instansi terkait telah bekerja maksimal membuka akses, membantu evakuasi, dan memastikan masyarakat dalam kondisi aman,” tegasnya.

Baca Juga : Delapan Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor Tapanuli Selatan

“Kami mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca masih tidak stabil. Bila membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas terdekat. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Melihat intensitas hujan yang masih tinggi, Polres Taput meningkatkan patroli siaga bencana dan membuka posko informasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan cepat.

(zie/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait