WN Australia Pukul Sekuriti di Beach Club Bali: Ditetapkan Tersangka
Seorang WN Australia melakukan penganiayaan (pemukulan) terhadap seorang sekuriti di Finns Beach Club Bali.
nusantaraterkini.co, BALI - Seorang WN Australia melakukan penganiayaan (pemukulan) terhadap seorang sekuriti di Finns Beach Club Bali.
Pelaku berinisial MR (28) kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut. MR juga telah di tahan di Polda Bali.
"Sementara tersangka sudah kami tahan di Polda Bali," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy dikutip kumparan, Senin (17/2/2025).
Baca Juga : Hujan Jeli Landa Gorontalo: Kejadian Langka dan Baru Pertama
Akibat perbuatannya, MR dijerat dengan Pasal 351 KUHP ayat 2, yang berbunyi "Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun".
Dalam kasus ini, MR melaporkan balik para sekuriti Finns Beach Club dengan tindak pidana pengeroyokan. Ariasandy mengatakan polisi tetap menindaklanjuti kasus pengeroyokan tersebut.
"Kasus pengeroyokan WNA ditangani Polres Badung dan saat ini sudah naik tahap penyidikan dilanjutkan pemeriksaan saksi-saksi," katanya.
Baca Juga : Dua Pelaku Narkoba Diringkus: Sempat Buang Barang Bukti
Video pemukulan sekuriti ini viral di media sosial, Rabu (12/2/2025). Tiga WNA dalam video terlihat memukul seorang sekuriti dengan besi tiang pembatas. Teman-teman sekuriti itu membalas dengan memukul kayu ke arah para bule tersebut.
Akibatnya, sekuriti berinisial KBYF mengalami patah gigi bagian bawah, hidung dan kepala belakang robek. Sekuriti berinisial GDW mengalami luka bengkak pada telinga kiri dan pipi kiri.
Sekuriti berinisial LR mengalami luka gigitan di tangan kiri dan lecet di siku tangan kanan. Sekuriti berinisial GNAS mengalami luka lebam pada pipi bagian kanan.
Berdasarkan laporan dari pihak manajemen, kasus ini dipicu salah satu di antara WNA itu mencekik perempuan yang sedang duduk di sofa beach club tersebut, Selasa (11/2/2025) pukul 21.40 WITA.
Sekuriti mengusir WNA itu lantaran dinilai berbuat onar. WNA itu kemudian memanggil empat orang temannya mengajar para sekuriti sampai babak belur.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKGabung PSI, Pengamat: Stretegi Jokowi Ukur Eksistensi
Herman Saleh Harahap·8 menit yang lalu -
-
NASIONALUsman Husin Dukung Pengelolaan Lahan Gambut dan Magrove Cegah Karhutla
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NASIONALKemnaker Tekankan Peningkatan Standar Kompetensi Teknisi Ponsel
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Matangkan Lahan Proyek Pengolahan Sampah Listrik
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMUTBobby Nasution Ajak Perantau Minang Dorong Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KESEHATANBulan Bakti Peternakan, Pemprov Sumut Targetkan Bebas Rabies 2030
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·10 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan