Viral Geng WNI Meresahkan di Jepang, Komisi I DPR Dorong Kemenlu Segera Usut
jika hal ini benar terjadi, tentunya bisa merugikan dan merusak citra Indonesia di luar negeri
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Junico BP Siahaan mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberi perhatian serius terhadap adanya dugaan para WNI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) membuat geng di Jepang hingga meresahkan warga setempat.
Pasalnya, jika hal ini benar terjadi, tentunya bisa merugikan dan merusak citra Indonesia di luar negeri.
"Kami meminta Kemlu untuk melakukan pengusutan terkait video 'geng WNI' di jalanan Jepang itu, dan jika informasi tersebut benar agar segera mengatasinya karena dapat merusak nama baik Indonesia di dunia internasional," katanga, Rabu (4/9/2024).
Junico yang karib disapa Nico Siahaan itu mengatakan kabar ini tidak bisa dianggap enteng. Dia mendesak persoalan ini diusut segera.
"Ini masalah penting, apalagi diduga sudah ada barang berbahaya. Kami meminta Pemerintah, dalam hal ini Kemlu untuk melakukan pengusutan segera," tutur politikus PDIP ini.
Lebih lanjut, Nico mengatakan pengawasan kepada WNI di luar negeri tidak boleh hanya sekadar formalitas. Ia juga mendorong Kemlu untuk menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk mengatasi persoalan ini, termasuk dalam hal pengawasan para pekerja WNI di luar negeri.
"Pengawasan tidak boleh hanya dilakukan secara formalitas. Harus ada sistem pemantauan yang intensif dan efektif," tegasnya.
"Koordinasi lintas institusi ini sangat penting. Kemlu melalui KBRI dan KJRI perlu aktif koordinasi dengan BP2MI untuk melakukan pencerahan kepada pekerja-pekerja kita di luar," sambung Legislator dari Dapil Jawa Barat I ini.
Kemudian, Nico menilai Kemlu juga dapat bekerja sama dengan BP2MI untuk mengevaluasi mekanisme perlindungan WNI. Pada kasus ini, kata dia, termasuk dengan peningkatan intensitas pengawasan serta pembekalan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Karena kalau pembekalan hanya fokus pada aspek teknis pekerjaan saja tidak cukup. Tapi harus ada pendampingan bagaimana WNI harus menghormati hukum, kultur, dan aspek sosial negara tempatnya berada," jelas Nico.
"Edukasi yang diberikan harus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum lokal dan tanggung jawab moral PMI sebagai duta bangsa," tambahnya.
Nico menegaskan wajah Indonesia yang sebenarnya ada di tangan para pekerja dan pelajar Indonesia di luar negeri.
"Mereka bisa menjadi cerminan Indonesia, kalau mereka melakukan kegiatan yang mengganggu ini akan memberi dampak ke Indonesia juga. Sehingga edukasi dan pembekalan sangat penting untuk dilakukan," terang Nico.
Dia mengimbau kepada seluruh WNI yang ada di luar negeri untuk menjaga sikap, khususnya dalam kehidupan sehari-sehari di negara orang lain.
"Patuhi hukum setiap negara, dan jaga ketertiban. Jangan sampai justru mengganggu atau meresahkan warga setempat," tegas mantan presenter ini.
"Di manapun kita berada, harus jaga nama baik bangsa. Karena stereotip terhadap sikap masyarakat kita di luar negeri dapat mempengaruhi hubungan antar-negara. Kami berharap semua WNI di luar negeri memberikan kesan yang baik," lanjut Nico.
Informasi itu beredar lewat akun X Satou (@minaku_satou) pada Jumat (30/8/2024) kemarin. Hingga kini, cuitan akun tersebut sudah dilihat 1,9 juta 'views'.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
OLAHRAGAIndonesia Peringkat 15 Klasemen Medali Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·7 menit yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: Geek Fam Tumbangkan Dewa United 2-1
Herman Saleh Harahap·32 menit yang lalu -
SUMATERA TERKINIDentuman Gandang Tambua Tandai Pembukaan HUT ke-81 Pasaman
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
SUMATERA TERKINIBupati dan Wabup Pasbar Pantau Pemilihan Wali Nagari
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
NASIONALKemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
NEWSRekam Jejak Brigjen Pol Rony Samtana, Kapolda Sumsel yang Baru
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan