Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tolak Calon Tunggal di Pilpres, Hendri Satrio: Kemunduran Demokrasi

Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menilai wacana calon tunggal dalam Pilpres melalui revisi UU Pemilu sebagai kemunduran demokrasi.

Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menolak wacana Pilpres Mengusung Calon Tunggal (foto:istimewa)
Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menolak wacana Pilpres Mengusung Calon Tunggal (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA menolak wacana yang membuka peluang hadirnya dalam melalui revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) yang saat ini tengah dibahas.

Pria yang akrab disapa itu menilai aturan yang memperbolehkan pasangan dan wakil presiden tunggal melawan justru menjadi kemunduran bagi .

“Beberapa masukan terkait revisi saat ini wara-wiri. Salah satu yang penting menurut saya adalah jangan sampai undang-undang pemilu mempersilakan atau memperbolehkan calon tunggal untuk pemilihan presiden,” kata Hensa, Senin (1/6/2026).

Menurut pendiri lembaga survei tersebut, Indonesia selama ini tidak memberikan ruang bagi calon independen untuk maju dalam pemilihan presiden. Karena itu, memberikan peluang bagi calon tunggal juga dinilai bukan solusi yang tepat.

“Kalau kemudian undang-undang pemilu diubah dan mempersilakan calon tunggal melawan kotak kosong, menurut saya ini kemunduran ,” ujarnya.

menegaskan, kontestasi yang sehat harus menghadirkan pilihan yang nyata bagi masyarakat. Oleh sebab itu, idealnya tetap diikuti lebih dari satu pasangan calon.

“Harusnya jangan sampai ada . Jadi tetap ada dua calon,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hensa juga melontarkan gurauan terkait kemungkinan minimnya penantang jika Presiden kembali maju pada Pemilihan Presiden 2029.

“Kalau Pak kembali maju kan enggak ada yang berani lawan. Maka perlu ada calon boneka. Saya bisa jadi calon boneka, haha,” tandasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait