Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terseret Arus Deras Sungai Ogan saat Berenang, Seorang Pemuda di Ogan Ilir Hilang Tenggelam

Pemuda 20 tahun di Ogan Ilir hilang tenggelam setelah terseret arus deras Sungai Ogan saat berenang. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Tim SAR saat melakukan pencarian seorang pemuda bernama M. Remon Saputra (20) yang hilang tenggelam usai terseret arus deras Sungai Ogan di Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (29/8/2026). (foto: SAR Palembang)
Tim SAR saat melakukan pencarian seorang pemuda bernama M. Remon Saputra (20) yang hilang tenggelam usai terseret arus deras Sungai Ogan di Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (29/8/2026). (foto: SAR Palembang)
A A

Nusantaraterkini.co, — Seorang pemuda bernama M. Remon Saputra (20) usai terseret arus deras di Dusun I, Desa , Kecamatan , Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (29/8/2026).

Menanggapi insiden tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang bersama Gabungan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian masif di sepanjang aliran sungai.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin menyampaikan jika pihaknya menerima laporan kejadian darurat tersebut pada Sabtu malam sekitar pukul 19.45 WIB dan langsung memberangkatkan personel menuju tempat kejadian perkara.

Tim SAR saat melakukan pencarian seorang pemuda bernama M. Remon Saputra (20) yang hilang tenggelam usai terseret arus deras Sungai Ogan di Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (29/8/2026). (foto: SAR Palembang)

"Berdasarkan informasi yang kami terima, korban bersama seorang temannya berangkat dari desa pada Sabtu sore sekitar pukul 17.10 WIB menuju Sungai Ogan untuk bermain dan berenang. Saat sedang berenang, korban tiba-tiba terseret arus sungai yang deras hingga tenggelam," ujar Raymond dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (30/8/2026).

Pencarian terhadap warga Desa Talang Dukun tersebut berlanjut hingga Hari ini. Gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat memperluas jangkauan operasi pencarian hingga mencakup area sekitar 5 kilometer persegi.

Untuk mengoptimalkan pencarian di lapangan, tim menerjunkan personel untuk melakukan penyelaman di sekitar lokasi awal korban tenggelam.

Selain itu, penyisiran di atas permukaan air juga dilakukan secara visual menggunakan perahu karet dan perahu milik warga sekitar dengan tetap memperhatikan keselamatan personel.

Menyikapi musibah ini, Raymond mengimbau masyarakat luas, khususnya yang tinggal di pesisir sungai, agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap sungai sebagai tempat yang aman untuk berenang. Kondisi arus dan kedalaman sungai dapat berubah sewaktu-waktu. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas berenang di lokasi yang tidak aman,” tegasnya.

Basarnas juga mengingatkan warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan Emergency Call Basarnas di nomor 115 apabila menemukan atau menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan pencarian dan pertolongan cepat. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait