Sumsel Bidik Peringkat Atas Penghasil Pangan Nasional, Target 5 Juta Ton
Sumsel menargetkan produksi padi 5 juta ton pada 2029 untuk menjadi salah satu penghasil pangan terbesar nasional.
Nusantaraterkini.co, OKI – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membidik peringkat atas penghasil pangan nasional dengan memasang target produksi padi sebesar 5 juta ton pada tahun 2029 mendatang. Target ambisius ini ditegaskan Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat menghadiri Panen Raya TNI di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (17/7/2026).
โUntuk merealisasikan target besar tersebut, Herman Deru terus memacu produktivitas petani lokal serta memperkuat sinergi pendampingan bersama jajaran TNI dan Polri di lapangan.
โ"Capaian ini harus kita pertahankan. Target Sumatera Selatan pada tahun 2029 adalah mencapai produksi 5 juta ton. Mudah-mudahan target tersebut dapat kita capai bersama," ujar Deru.
โSaat ini, performa sektor pertanian di wilayah Sumatera Selatan tengah berada di tren positif. Pada tahun 2025, produksi gabah kering giling (GKG) Sumsel sukses menyentuh angka 3,6 juta ton. Capaian luar biasa tersebut berhasil menempatkan Bumi Sriwijaya di peringkat ketiga nasional dalam hal peningkatan produksi beras.
โKendati demikian, Herman Deru juga mengingatkan adanya tantangan iklim yang mulai membayangi para petani saat ini, salah satunya adalah ancaman El Nino yang berpotensi memicu kekeringan.
โ"Kita panen di tengah mulai munculnya gejala El Nino. Ini untuk menyemangati para petani bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam mencarikan solusi terhadap kebutuhan air," tuturnya.
โSebagai langkah taktis, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyiapkan strategi mitigasi yang matang. Langkah tersebut meliputi revitalisasi jaringan irigasi secara masif hingga optimalisasi pemanfaatan sumber air tanah di berbagai kawasan yang dinilai rawan terdampak kekeringan.
โDi sisi lain, agenda panen raya di OKI ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual di 43 titik di seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa urusan pangan merupakan gerakan bersama demi menjaga kedaulatan negara, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama kesuksesan swasembada.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·25 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kredit Macet BRI Titi Papan, Hakim Pertanyakan Validitas Usaha Para Nasabah
hendra·34 menit yang lalu -
KRIMINALTarget Operasi Sikat I Musi 2026, Polsek Rambang Bekuk Pembobol Rumah di Muara Enim
Rozie Winata·38 menit yang lalu -
NEWSDirjenpas Buka-bukaan soal Foto Jimmy Masrin dan Bangunan Mirip Kontainer di Lapas Cibinong
hendra·56 menit yang lalu -
KRIMINALSatresnarkoba Polres Binjai Tangkap 4 Terduga Pengedar, Sita Sabu dan 7 Butir Ekstasi
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALMuseum Bing Slamet Resmi Dibuka, Bang Azran: Merawat Warisan Maestro untuk Generasi Muda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Sikat 485 Tersangka Curat dan Curas dalam Dua Pekan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKKelakar Bobby Nasution ke Maba di UMSU: Banyak-banyak Foto Pas Kuliah, Biar Ada Bukti Ijazah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Raih Apresiasi Kakorbinmas Baharkam Polri Berkat Capaian Gerakan Pangan Murah dan Satkamling
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIAwal Pekan Loyo, Harga Emas Antam Jatuh ke Rp2.597.000 Per Gram
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan