Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Spanyol Membara! Suhu Tembus 45,7°C dan Pecahkan Rekor Panas September

Spanyol catat rekor suhu 45,7°C di bulan September. Simak ulasan lengkap gelombang panas ekstrem di sini!

Orang-orang menyejukkan diri di air di tengah gelombang panas di sebuah taman di Madrid, Spanyol, pada 24 Mei 2026. (Foto: Xinhua/Gustavo Valiente)
Orang-orang menyejukkan diri di air di tengah gelombang panas di sebuah taman di Madrid, Spanyol, pada 24 Mei 2026. (Foto: Xinhua/Gustavo Valiente)
A A

Nusantaraterkini.co, MADRID - Spanyol mencatat suhu 45,7 derajat Celsius pada Kamis (3/9/2026), menyamai suhu tertinggi yang pernah tercatat di negara tersebut pada September, demikian disampaikan Badan Meteorologi Negara Spanyol () pada Jumat (4/9/2026) melalui platform media sosial X.

Angka tersebut tercatat di El Granado, Provinsi Huelva, Spanyol barat daya. Menurut , ini juga merupakan suhu tertinggi yang terukur di seluruh Spanyol sepanjang tahun ini.

Angka ini menyamai rekor nasional sebelumnya untuk September, yang tercatat di Montoro, Provinsi Cordoba, Spanyol selatan, pada 6 September 2016.

Rekor ini tercatat di tengah periode cuaca panas intens yang tidak biasanya terjadi di sebagian besar Semenanjung Iberia dan Kepulauan Balearic.

AEMET mengaitkan kondisi tersebut dengan massa udara panas dan kering yang masuk ke Spanyol akibat pengaruh gabungan sistem tekanan rendah di barat daya Semenanjung Iberia dan tekanan tinggi di Afrika Utara serta Laut Alboran.

Suhu di beberapa wilayah negara tersebut melampaui 40 derajat Celsius, sehingga memicu peringatan cuaca panas di berbagai daerah.

Spanyol telah mengalami periode panas ekstrem berulang kali tahun ini. Juli tercatat sebagai salah satu Juli terpanas yang menyamai rekor sebelumnya dalam sejarah pencatatan suhu negara tersebut, sementara Juni merupakan bulan terpanas kedua sejak pencatatan dimulai, menurut AEMET.

Periode Januari-Agustus juga menjadi periode terpanas yang pernah tercatat di daratan Spanyol, jauh melampaui periode yang sama pada empat tahun sebelumnya. AEMET menggambarkan angka-angka tersebut sebagai tanda yang tak terbantahkan bahwa pemanasan semakin cepat di Spanyol.

Cuaca panas ekstrem ini juga menimbulkan risiko yang semakin besar bagi kesehatan masyarakat. Sistem pemantauan angka kematian harian Spanyol, MoMo, memperkirakan bahwa 2.149 kematian pada Agustus disebabkan oleh suhu tinggi, angka tertinggi kedua untuk Agustus sejak pencatatan dimulai pada 2015.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait