Sedang Jalani Tugas, Anggota Panwascam di Medan Dikeroyok dan Hp nya Dirampas
Raja Siregar (33), anggota panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Kota Medan, menjadi korban pengeroyokan saat sedang bertugas.
NUSANTARATERKINI.CO- Raja Siregar (33), anggota panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Kota Medan, menjadi korban pengeroyokan saat sedang bertugas.
Pengeroyokan itu diduga dilakukan oleh anggota dari salah satu calon DPD RI 2019-2024.
Menurut Raja, peristiwa penganiayaan yang terjadi pada dirinya terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, pada Sabtu (13/1/2024) kemarin.
Saat itu, dirinya mendapatkan informasi adanya kegiatan di salah satu tempat yang dipasangi spanduk salah satu calon anggota DPD RI, Badikenta Sitepu.
Lalu, setelah mendapatkan informasi tersebut dirinya pun melakukan pengecekkan guna mengkonfirmasi soal kegiatan tersebut.
"Saya datangi, saya bilang pak izin saya dari Panwascam mau konfirmasi saja kegiatan ini. Mereka jawab, oh di sini tidak ada acara apa-apa," kata Raja saat ditemui di RS Bhayangkara Medan, Minggu (14/1/2024).
Raja menyampaikan, setelah itu dirinya pun melakukan dokumentasi dengan cara memoto kegiatan tersebut dengan menggunakan handphone, untuk laporannya.
"Mereka tidak terima ngapain dokumentasi hapus itu (kata salah satu pelaku). Pada saat itu saya bilang saya pengawas," sebutnya.
Katanya, saat itu handphone yang berada ditangannya pun di rampas dan beberapa orang datang langsung memitingnya dari belakang.
"Handphone saya diambil sampai sekarang, saya dipiting beberapa orang dan dipukul dari belakang," ucapnya.
Lebih lanjut, Raja menjelaskan saat itu dirinya didatangi oleh Badikenta Sitepu dan menanyakan perihal ia berada di sana.
"Tiba-tiba ibu Badikenta datang, katanya dia penanggung jawab di situ. Lalu saya bilang, kalau saya pengawas, lalu ibu (Badikenta) pergi," ujarnya.
Katanya, setelah dijelaskannya bahwa ia merupakan anggota Panwascam dan sedang melakukan pengawasan, Badikenta Sitepu pun pergi meninggalkannya.
"Nggak tahu tiba-tiba ibu Badikenta itu pergi, kalau datang timnyam miting saya lagi," tuturnya.
Raje menyampaikan, tidak hanya di situ para pelaku yang berjumlah kurang lebih tujuh orang itu pun langsung menghajarnya hingga babak belur.
"Saya dibawa pergi menjauh, lalu ditunjang, di pukul, sampai jatuh ke tanah, dipijak+pijak juga," katanya.
Akibat penganiayaan itu, ia pun mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya dan mendapatkan perawatan di rumah sakit Bhayangkara Medan.
Atas kejadian ini, Raja pun telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Baru dan berharap pelaku segera ditangkap.
Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Yayang Riski Pratama ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
Katanya, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Korban sudah membuat laporan dan sudah kita terima. Kasusnya masih di dalami dan lidik," pungkasnya.
(*/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·58 menit yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan