Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Said Abdullah: Kapolri Suyudi Harus Perkuat Pengawasan dan Benahi Budaya Polri

Said Abdullah mendesak Kapolri Suyudi Ario Seto memperkuat pengawasan internal dan eksternal serta membenahi budaya Polri demi kepercayaan publik.

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membenahi budaya Polri untuk membangun kepercayaan masyarakat. Senin (12/10/2026) (Foto: Istimewa)
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membenahi budaya Polri untuk membangun kepercayaan masyarakat. Senin (12/10/2026) (Foto: Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai pengangkatan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai menjadi momentum penting untuk membenahi tata kelola, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat integritas Polri.

Said menyoroti langkah cepat Suyudi merotasi 88 perwira tinggi, termasuk 19 kapolda, kurang dari 24 jam setelah pengangkatannya. 

Menurutnya, rotasi tersebut menjadi langkah awal membentuk tim kerja yang solid, tetapi harus diikuti pembenahan struktural dan kultural.

"Suyudi segera menjalankan program percepatan (quick win), terutama dalam meningkatkan pengawasan internal melalui revitalisasi Itwasum dan Propam, serta memperkuat pengawasan eksternal dengan melibatkan Kompolnas dan masyarakat," katanya, Senin (12/10/2026).

Menurut Said, pengawasan yang efektif diperlukan untuk menegakkan disiplin sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di tingkat polsek dan polres.

Ia juga menyoroti komitmen Suyudi untuk membenahi penyelidikan, penyidikan, kepastian perkara, integritas, dan penggunaan kewenangan. 

Said menilai masyarakat harus memperoleh informasi perkembangan perkara secara transparan tanpa bergantung pada akses informal.

“Sudah menjadi rahasia umum, pelayanan penegakan hukum dari kepolisian adalah sebuah kemewahan bagi rakyat kebanyakan. Karena itu, timbullah pernyataan no viral no justice,” ujarnya.

Selain pembenahan pelayanan, Said menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui profesionalisme, integritas, pengendalian diri, dan ketegasan yang proporsional. Ia menilai keteladanan Suyudi dan jajaran pimpinan Polri menjadi kunci perubahan budaya organisasi.

“Suyudi adalah harapan baru, momentum ada di tangannya. Saatnya menggunakan momentum ini dengan sebaik-baiknya,” kata Said.

Ia berharap momentum pergantian kepemimpinan Polri dimanfaatkan untuk menghadirkan institusi kepolisian yang semakin profesional, disiplin, dan dekat dengan masyarakat. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait