Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon, GREAT Institute: Benjamin Netanyahu Harus Bertanggungjawab

Prajurit TNI gugur akibat serangan Israel ke markas UNIFIL. GREAT Institute tuntut Netanyahu tanggung jawab

Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr Teguh Santosa. (Foto: dok istimewa)
Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr Teguh Santosa. (Foto: dok istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga pemikir mengecam serangan tentara Isral (IDF) ke markas UN Interim Force in () di dekat kota , Lebanon, pada Minggu (29/3/2026) malam.

Serangan itu menewaskan seorang prajurit TNI yang menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian.

Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr Teguh Santosa menilai, serangan itu merupakan pelanggaran serius . 

“Serangan ke markas pasukan penjaga perdamaian yang membawa mandat PBB adalah kejahatan perang. Pemerintahan harus mempertanggungjawabkan hal ini,” ujarnya dalam keterangan kepada redaksi, Senin (30/3/2026).

Sementara, dalam keterangannya yang dimuat Al Jazeera mengatakan, tentara Indonesia anggota pasukan penjaga perdamaian itu tewas secara tragis. 

“Kami tidak mengetahui asal usul proyektil tersebut. Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menginvestigasi peristiwa ini,” ujar UNIFIL.

Sebelumnya, Kantor Berita Nasional (NNA) melaporkan, militer Israel menyerang markas unit Indonesia di sekitar pada Minggu. Laporan awal menyebut sejumlah personel terluka imbas serangan tersebut.

Pasukan UNIFIL berada di Lebanon selatan untuk mengawasi konflik antara Lebanon dan Israel di sepanjang garis demarkasi. Di kawasan ini pasukan militer Israel kerap terlibat adu tembak dengan milisi Hizbullah yang didukung Republik Islam Iran.

Sekitar 10 ribu personel dari sejumlah negara memperkuat UNIFIL, sebanyak 1.200 di antaranya adalah prajurit TNI. Ketegangan di kawasan semakin meningkat menyusul serangan AS dan Israel ke Iran sejak akhir Februari 2026. Dalam sebuah serangan di pekan pertama Maret 2026, personel UNIFIL dari Ghana juga terluka. 

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru