Penyebab Wanita Lebih Sering Sakit Kepala Dibanding Pria
Banyak wanita yang sering mengeluh pusing atau sakit kepala. Keluhan ini memang fakta dan sains membuktikan alasannya.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Banyak wanita yang sering mengeluh pusing atau sakit kepala. Keluhan ini memang fakta dan sains membuktikan alasannya.
Dalam salah satu survei yang dilakukan di Amerika Serikat, para partisipan ditanya apakah mereka "jarang", "sering" atau antara "tidak pernah" mengalami sakit kepala atau pun migrain dalam tiga bulan terakhir. Responden perempuan yang menjawab "sering" jumlahnya tiga kali lebih banyak dibandingkan pria.
Meski ada banyak penyebab, tetapi para ahli mengatakan bahwa perbedaan frekuensi sakit kepala itu dipicu oleh hormon.
Wanita dan migrain
Salah satu tipe sakit kepala adalah migrain. Ciri khas keluhan ini adalah nyeri berskala sedang sampai berat dengan sensasi seperti ditusuk-tusuk di satu sisi kepala.
Migrain bisa terjadi selama satu jam sampai 72 jam. Keluhan ini biasanya terjadi apda perempuan berusia 15-49 tahun. Menurut Dr.Anne MacGregor pakar nyeri kepala, sebelum pubertas tidak ada perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan dalam hal migrain.
"Setelah pubertas, sakit kepala migrain lebih sering dialami perempuan dan anak perempuan," katanya. Menurut perawat bidang saraf Collen M LaHendro, penyebab lain wanita sering sakit kepala adalah tingkat stres lebih tinggi, baik itu tekanan dari pekerjaan, sosial, atau keluarga. Kaum hawa juga cenderung lebih susah tidur dibanding laki-laki, yang memicu kelelahan dan juga sakit kepala.
Beberapa jenis migrain juga dipicu oleh hormon, tertuama perubahan mendadak level estrogen yang terutama diproduksi oleh ovarium.
Tak heran jika banyak wanita mengeluhkan migrain sebelum dan selama menstruasi. Estrogen sendiri berpengaruh besar pada terjadinya migrain yang dialami di usia pubertas dan menopause.
Migrain juga cenderung memburuk selama pramenopause akibat fluktuasi estrogen. Namun ketika menopause mulai stabil, banyak wanita mengatakan migrainnya jadi jarang kambuh.
Sakit kepala tipe tegang
Sakit kepala tipe ini sebenarnya merupakan keluhan sehari-hari, yang ditandai dengan rasa tegang di dahi dan semua sisi kepala.
Pria dan wanita sebenarnya sama-sama rentan terhadap nyeri kepala ini. Tetapi pada pria jenis sakit kepala yang paling umum adalah cluster.
Sakit kepala tipe cluster terasa lebih menyiksa dan terjadi secara berulang. Menurut studi, jenis sakit kepala ini lebih sering ditemui pada perokok berat atau peminum alkohol, yang biasanya menjadi kebiasaan banyak pria. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
E-SportTimnas MLBB Indonesia Bantai Arab Saudi 2-0, Tantang Filipina di Playoff Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
SUMUTPenerimaan Zakat Triwulan III Baznas Sumut Naik Rp5 Miliar
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALDugaan Kekerasan Seksual, Seorang IRT Laporkan Oknum Polres Tapteng
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KESEHATANHerman Deru Resmikan Program Pelita Sumsel, Warga Gratis Operasi Mata
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWSKepergian Wulansari Berawal dari Tawaran Kerja Kenalan di Facebook
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWSPesan Luhut ke Prajurit TNI: Jaga Loyalitas Kepada Presiden
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
SUMATERA TERKINIPerbaikan Jalan Suka Makmur–Alue Ie Itam Mulai Dikerjakan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANAtasi Banjir Cinta Damai, Pemko Medan Bangun Drainase
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan