Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemuda di Palembang Tewas usai Dikeroyok, Seorang Pelajar Terluka

Pemuda di Palembang tewas usai diduga dikeroyok. Seorang pelajar terluka dan polisi menelusuri CCTV untuk mengungkap pelaku.

Polisi menyelidiki kasus penusukan yang menyebabkan seorang pemuda tewas dan seorang pelajar terluka di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/10/2026). (foto: istimewa)
Polisi menyelidiki kasus penusukan yang menyebabkan seorang pemuda tewas dan seorang pelajar terluka di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/10/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Polisi menyelidiki kasus penusukan yang menyebabkan seorang pemuda tewas dan seorang pelajar terluka di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/10/2026) dini hari.

Korban meninggal dunia yakni Ahmad Miftahudin (22), warga Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan korban luka adalah Noval Pemenangan (17), seorang pelajar yang kini menjalani perawatan di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh mengungkapkan, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 03.20 WIB di depan Cafe Avenue.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga kedua korban diserang oleh sejumlah orang yang datang menggunakan sepeda motor.

“Berdasarkan hasil pengecekan awal, para korban diduga dikeroyok oleh sekelompok orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor,” ujar Kompol Fauzi Saleh.

Akibat kejadian tersebut, Ahmad mengalami luka tusuk pada bagian dada dan punggung. Kondisinya kemudian dinyatakan meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Sementara Noval mengalami luka tusuk di bagian leher. Remaja tersebut kemudian dirujuk ke RSUP Dr Mohammad Hoesin untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi baru memperoleh informasi mengenai kejadian itu sekitar pukul 06.00 WIB melalui komunikasi radio atau HT. Ketika petugas menerima laporan, kedua korban sudah berada di rumah sakit.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan perwira pengawas langsung mendatangi rumah sakit untuk memeriksa kondisi kedua korban.

Setelah itu, penyelidikan dilakukan untuk mencari titik terang mengenai peristiwa tersebut. Unit Reskrim Polsek Ilir Barat I memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Petugas juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Pemeriksaan rekaman turut dilakukan melalui Command Center Polda Sumatera Selatan dengan berkoordinasi bersama Satreskrim.

Langkah tersebut dilakukan polisi untuk mengidentifikasi kelompok yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Kompol Fauzi meminta pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut segera menyerahkan diri kepada polisi.

“Kami mengimbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri. Jika tidak, petugas akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku maupun motif pengeroyokan yang menewaskan Ahmad Miftahudin. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru