Pemkab Simalungun Mulai Cicil Perbaikan Jalan di Pematang Raya, Warga: Wilayah Sondi Masih Berantakan!
Pemkab Simalungun Mulai Cicil Perbaikan Jalan di Pematang Raya, Warga: Wilayah Sondi Masih Berantakan!
Nusantaraterkini.co, SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun mulai merealisasikan perbaikan dan revitalisasi sejumlah ruas jalan di wilayah Pematang Raya.
Namun, langkah pemerintah yang mulai mencicil pengerjaan infrastruktur ini menyisakan tanda tanya besar bagi warga di kawasan Sondi, Kelurahan Pematang Raya, yang hingga kini merasa wilayahnya belum tersentuh pembangunan nyata.
Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, pengerjaan fisik berupa pembangunan parit dan pengecoran jalan terpantau mulai berjalan di beberapa titik kawasan Pematang Raya.
Kendati demikian, warga Sondi mengungkapkan kekecewaannya karena akses jalan utama di lingkungan mereka yang mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki secara merata.
Sejumlah warga menyebutkan bahwa tim dari pemerintah tercatat sudah berulang kali mendatangi lokasi untuk melakukan pengukuran jalan, bahkan hingga tiga kali dalam waktu berdekatan namun realisasi pengerjaan fisik di lapangan belum juga dirasakan oleh masyarakat Sondi.
"Sudah sering diukur-ukur saja terus, sekarang diukur orang itu lagi," ujar Esti Saragih ketika diwawancarai di kediamanya, Jumat (31/7/2026).
Hal senada juga diungkapkan oleh Ramlan Damanik, warga setempat. Menurutnya, kondisi kerusakan jalan di kawasan Sondi sudah berlangsung sekitar tiga hingga lima tahun, dan proses pengukuran jalan oleh pihak terkait telah dilakukan berulang kali bolak-balik tanpa adanya kejelasan progres pembangunan yang signifikan.
"Udah bolak-balikkah, kalau masalah diukur sudah lima kali pun lebih diukur bolak-balik. Kurang tahulah, kalau masalah itu saya kurang tahu," ungkap Ramlan Damanik saat memberikan keterangan mengenai kondisi infrastruktur di wilayahnya.
Keresahan serupa turut disuarakan oleh Ibu Esti Boru Saragih, warga setempat. Menurutnya, kerusakan jalan yang parah tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga memaksa sebagian pemilik kendaraan menyimpan mobil mereka di garasi demi menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
"Mobil saya ada tiga, pajak selalu dibayar tiap tahun. Tapi karena jalan rusak parah, mobil terpaksa lewat jalur lain atau diparkir saja. Takutnya nanti ada pengendara lain kecelakaan," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi kondisi ini, warga berharap agar Pemkab Simalungun dapat lebih transparan dan segera memperluas jangkauan program revitalisasi jalan hingga ke kawasan Sondi.
Warga mendesak agar anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dapat dirasakan secara merata demi keselamatan serta kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
(cv3/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANStudi Ungkap Hubungan Kebugaran Anak dengan Risiko Depresi di Masa Dewasa
Rozie Winata·28 menit yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan