Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Peringati Hari Lahir PBB
Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
Monas, Borobudur, dan IKN bersinar biru memperingati Hari PBB ke-81 sebagai simbol perdamaian dan solidaritas global.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Tiga ikon penting di Indonesia memancarkan cahaya biru pada malam hari untuk memperingati Hari Lahir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 yang jatuh pada 24 Oktober. Aksi penyalaan cahaya biru ini menjadi bentuk seruan nyata bagi perdamaian serta solidaritas global.
Kampanye global bertajuk #UNBlue tersebut melibatkan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Candi Borobudur di Jawa Tengah, serta Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Untuk Monas akan menyala sampai 30 hari ke depan, sementara Borobudur dan IKN tanggal 23 dan 24 Oktober 2026.
Warna biru yang identik dengan bendera PBB dipilih sebagai lambang universal untuk harapan dan perdamaian, sekaligus wujud dukungan (solidaritas) bagi masyarakat dunia yang terdampak perang maupun bencana.
"Dari Monas hingga Borobudur sampai Ibu Kota Nusantara, kita semua memiliki cerita. Menerangi tempat-tempat ini dengan warna biru PBB menghubungkan cerita tersebut dengan sesuatu yang lebih besar," ujar Direktur Pusat Informasi PBB (UNIC), Miklos Gaspar, di Jakarta, Jumat (23/10/2026) malam.
Miklos mengatakan, perdamaian tidak hanya ditentukan di meja perundingan formal, melainkan bergantung pada bagaimana setiap individu memperlakukan sesama, menghormati perbedaan, serta kesediaan untuk terus bekerja sama.
Partisipasi Perdana IKN dalam Kampanye #UNBlue
Tahun ini menandai momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Ibu Kota Nusantara (IKN) turut ambil bagian dalam kampanye #UNBlue, membawa ibu kota masa depan Indonesia tersebut kedalam jaringan solidaritas global PBB.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyatakan, visi pembangunan IKN yang mengusung konsep kota hijau, aman, dan berkelanjutan sangat selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB.
"Melalui pembangunan perkotaan ramah ekologi serta dorongan mobilitas berkelanjutan, seperti inisiatif Nusantara Fun Ride yang mengampanyekan gaya hidup sehat dan pengurangan emisi karbon. Dengan memancarkan cahaya biru PBB, IKN mempertegas komitmennya terhadap masa depan bumi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Jembatan Masa Lalu hingga Masa Depan Indonesia
Penyalaan cahaya biru di Monas menghubungkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan aspirasi global untuk hidup bebas dari penindasan. Sementara itu, Candi Borobudur merepresentasikan warisan budaya luhur yang merangkul keragaman dan nilai kemanusiaan universal.
Aksi serentak ini juga menggemakan pesan penting dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dalam rangka Hari PBB. Sekjen PBB mengingatkan masa depan umat manusia sangat bergantung pada kapasitas kolektif untuk merajut kerja sama.
"Masa depan umat manusia bergantung pada kemampuan kita untuk bekerja sama demi memajukan perdamaian, pembangunan, dan hak asasi manusia," tegas Antonio Guterres dalam pesannya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
OLAHRAGAVeda Ega Pratama Raih Pole Position Perdana di Moto3 Australia
Herman Saleh Harahap·24 menit yang lalu -
SUMUTSultan Deli dan Tokoh Agama Desak Penegakan Hukum Karhutla
Herman Saleh Harahap·45 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Dandhy Laksono Soal Dokumenter Pesta Babi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSPrakiraan BMKG: Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Pacu Pembangunan Kawasan Pertanian Unggulan Daerah
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSUsman Husin Desak Pembakar Hutan Ditindak Tegas, 243 Orang Jadi Tersangka Karhutla
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOSuryanti Sulap Limbah Buah jadi Cairan Eco Enzyme Penetralisir Asap
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
-
NEWSDugaan Keracunan MBG Berulang, Irma Suryani Desak Kepala SPPG dan Ahli Gizi Dievaluasi
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan