Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Messi Akui Keunggulan Spanyol Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia 2026

Lionel Messi mengakui keunggulan Spanyol usai Argentina kalah 0-1 di final Piala Dunia 2026. La Furia Roja tampil dominan dan keluar sebagai juara.

Pemain Argentina Lionel Messi. (Foto: istimewa)
Pemain Argentina Lionel Messi. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN mengakui tampil lebih baik setelah harus mengubur mimpi mempertahankan gelar juara dunia. La Albiceleste menyerah 0-1 dari La Furia Roja pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari.

Kekalahan tersebut menjadi momen emosional bagi Messi. Kapten itu tampak tak mampu menahan air mata setelah peluit panjang dibunyikan, menyadari perjuangan timnya untuk meraih gelar juara dunia secara beruntun harus terhenti di partai puncak.

"Saya sedih, tetapi saya tahu kami sudah memberikan segalanya di lapangan," kata Messi, dikutip dari .

Spanyol tampil dominan sejak awal pertandingan. Berdasarkan data Opta, tim asuhan melepaskan 20 tembakan, sedangkan Argentina hanya mampu menciptakan dua peluang sepanjang laga. Dari sisi distribusi bola, Spanyol juga unggul jauh dengan membukukan 845 operan berbanding 433 milik Argentina.

Gol semata wayang kemenangan Spanyol dicetak hanya 37 detik setelah babak kedua perpanjangan waktu dimulai. Gol cepat tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan La Furia Roja mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Messi mengakui keunggulan lawannya dan memilih menerima hasil tersebut dengan lapang dada.

"Mereka memang lebih baik. Kami kalah dan kami menerimanya. Namun, itu tidak menghapus semua perjuangan yang telah kami lakukan sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada para pendukung, rekan setim, dan seluruh rakyat Argentina," ujar Messi.

Meski gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2022, penampilan Messi sepanjang turnamen tetap menjadi sorotan. Pemain berusia 39 tahun itu mengantar Argentina kembali menembus final dengan catatan delapan gol dan empat assist.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan hasil di final tidak akan mengurangi kebesaran nama Messi dalam sejarah sepak bola.

"Saya berharap semua orang bangga dengan apa yang telah ia capai, karena menurut saya dia adalah pesepak bola terbaik yang pernah menginjak lapangan," kata Scaloni.

Di laga final, Messi kesulitan memberikan pengaruh besar. Pengawalan ketat lini belakang membuatnya minim ruang untuk berkreasi. Ia hanya mencatatkan 15 sentuhan pada babak pertama dan menutup pertandingan dengan total 54 sentuhan bola.

Pelatih Spanyol, , mengungkapkan bahwa strategi timnya sejak awal memang difokuskan untuk meredam pergerakan sang kapten Argentina.

"Rencana pertama kami adalah membatasi ruang gerak Messi," ujar De la Fuente.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru