Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Menlu Retno Sebut Seorang Relawan MER-C Berhasil Dievakuasi dari Gaza

Retno Marsudi mengumumkan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan relawan MER-C, Farid Zanzabil Al Ayubi, berhasil dievakuasi dari Gaza

Menlu Retno Sebut Seorang Relawan MER-C Berhasil Dievakuasi dari Gaza
A A

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Konflik di jalur masih terjadi.

Hingga kini, masih melakukan gempuran di jalur Gaza.

Dilansir dari CNN , Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengumumkan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan relawan MER-C, Farid Zanzabil Al Ayubi, berhasil dievakuasi dari Gaza, pada Sabtu (9/12) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Mas Farid adalah relawan MER-C yang sebelumnya menjalankan tugas kemanusiaan di Rumah Sakit di utara," kata Retno dalam keterangan persnya, Sabtu.

Dia menerangkan sejak Rumah Sakit Indonesia tidak lagi beroperasi akibat serangan tiada henti dari , Farid dan dua WNI lain yang juga relawan MER-C pindah ke Gaza selatan.

Tapi, sambungnya, serangan Israel pun menyasar wilayah Gaza selatan.

"Situasi di Gaza masih sangat berbahaya. Israel masih terus melakukan serangan pasca selesainya jeda kemanusiaan," kata Retno.

"Saat ini serangan Israel bahkan telah menyasar sebagian Gaza Selatan, terutama di wilayah Khan Younis. Gaza Selatan sebelumnya merupakan daerah yang relatif aman dibanding Gaza Utara," imbuhnya.

Saat ini, Farid telah berada di perbatasan Rafah wilayah Mesir bersama tim evakuasi KBRI Kairo.

"Mas Farid adalah satu dari tiga relawan MER-C yang sejak awal memutuskan untuk tetap tinggal di Gaza. Namun dalam perkembangannya, Mas Farid kemudian memutuskan dan meminta bantuan untuk evakuasi," tutur Retno.

Dia menceritakan proses evakuasi Farid memerlukan waktu panjang dan proses yang sangat kompleks, terutama dalam upaya memasukkan namanya ke dalam daftar warga negara asing yang diizinkan melintas dari Gaza ke Mesir.

"Proses memasukkan nama ke daftar sekali lagi merupakan proses yang sangat tidak mudah. Sebagaimana diketahui, selama berlangsungnya jeda kemanusiaan, perbatasan Rafah juga tidak selalu terbuka untuk arus keluar karena prioritas diberikan bagi arus masuk bantuan kemanusiaan," ujar Retno.

Setelah proses yang panjang dan rumit tersebut, kata dia, akhirnya Farid bisa keluar dari Gaza.

Tim evakuasi KBRI Kairo selanjutnya akan membawa Farid ke Kairo dan memfasilitasi kepulangannya segera ke Indonesia.

(Sumber: CNN Indonesia)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru