Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Massa Konvoi Aksi Bela Palestina Minta Presiden Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Amerika dan Israel

massa meminta kepada pemerintah agar memutus kerja sama apapun terhadap Amerika dan Israel.

Ustadz Heriansyah saat berorasi di sekitaran Mesjid Raya Al-Mashun, Jumat (11/4/2025) Pukul 14.00 WIB. (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)
Ustadz Heriansyah saat berorasi di sekitaran Mesjid Raya Al-Mashun, Jumat (11/4/2025) Pukul 14.00 WIB. (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)
A A

, MEDAN - Para konvoi meminta kepada pemerintah Indonesia agar memutuskan dengan dan .

konvoi ini melibatkan beberapa tokoh agama dan masyarakat Kota Medan.

Salah satu peserta aksi, Ustadz Heriansyah mengatakan saat ini berita tentang Palestina sudah tidak ada dan seakan menghilang seperti tidak terjadi apa-apa.

"Padahal di sana badannya sudah tercabik-cabik, mereka zionis haus akan darah," ucapnya saat orasi di sekitaran Mesjid Raya Al-Mashun, Jumat (11/4/2025).

Baca Juga: Aksi Konvoi Kemanusiaan Bela Palestina Serukan Boikot Produk Amerika dan Israel

Dia menyebut, rakyat Palestina terbunuh hingga puluhan ribu nyawa, dalam keadaan beribadah, mulai dari Ramadan hingga Lebaran.

Baca Juga: Rencana Prabowo Bawa 1.000 Warga Palestina, Sabang Merauke Circle: Prabowo Pemimpin Islam Revolusioner

"Zionis telah membunuh saudara kita di waktu mereka sedang beribadah, tahajud, bertilawah dan sedang menyiapkan makanan untuk sahur, di waktu ramadan berlanjut hingga lebaran," jelasnya.

Padahal ramadan itu menunjukan sebuah kekeluargaan sesama muslim dan meningkatkan "Ukhuwah Islamiyah".

"Spirit dari ramadan itu solidaritas, sebuah ukhuwah islamiyah, kita tidur dalam keadaan kenyang namun saudara kita, di sana dalam keadaan lapar dan takut," tuturnya.

Karena itu massa meminta kepada pemerintah agar memutus kerja sama apapun terhadap Amerika dan Israel.

"Saya sangat meminta kepada pemerintah Indonesia khususnya bapak Presiden Prabowo, untuk memutus kerja sama diplomatik, apapun itu dengan negara Amerika ataupun Israel, saya tekankan," pungkasnya.

(Cw2/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru