Lahat Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla, Daerah Siaga di Sumsel Bertambah Jadi 11
Jumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang menetapkan status siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kini bertambah
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Jumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang menetapkan status siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kini bertambah menjadi 11 daerah.
Penambahan tersebut terjadi setelah Bupati Lahat resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) penetapan status siaga karhutla menjelang puncak musim kemarau 2026.
Masa berlaku karhutla" class="article-tag-link" rel="tag">status siaga karhutla di Kabupaten Lahat tersebut ditetapkan mulai 23 April hingga 30 November 2026.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menyampaikan jika penetapan status ini merupakan langkah antisipasi menghadapi puncak kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus hingga September.
"SK penetapan status siaga di Lahat baru ditandatangani bupati kemarin. Penetapan statusnya berlaku sejak 23 April hingga 30 November 2026," ujar Sudirman, Sabtu (25/7/2026).
"Dengan bertambahnya Lahat, saat ini sudah 11 daerah yang menetapkan karhutla" class="article-tag-link" rel="tag">status siaga karhutla," katanya.
Adapun 11 daerah yang telah menetapkan status siaga karhutla meliputi OKU Selatan, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Selain itu, status serupa juga telah ditetapkan oleh Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Rawas (Mura), serta Kabupaten Lahat.
Ia menjelaskan penetapan status ini menjadi landasan hukum bagi pemda untuk memperkuat kesiapsiagaan personel, peralatan, koordinasi antarinstansi, hingga alokasi anggaran penanganan.
BPBD Sumsel terus mendorong daerah-daerah lain yang belum menetapkan status siaga agar segera merampungkan proses administrasinya, termasuk bagi wilayah yang tergolong tidak rawan.
"Termasuk bagi daerah yang tidak rawan, kita harapkan juga menetapkan status siaga ini. Tentunya kita juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar demi mencegah memicu kebakaran luas di tengah cuaca kering,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·7 menit yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan