Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

KRI Bima Suci Sandar di Pelabuhan Belawan, Bawa Misi Diplomasi Maritim dan Pelatihan Taruna International

Kapal Latih Tiang Ting kebanggan TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, tiba di Pangkalan Komando Daerah Angkatan Laut (Pangkoderal) I Belawan.

Penampakan KRI Bima Suci saat tengah berada di Pelabuhan Belawan, Minggu (5/4/2026). (foto: muhammad alfi/nusantaraterkini.co)
Penampakan KRI Bima Suci saat tengah berada di Pelabuhan Belawan, Minggu (5/4/2026). (foto: muhammad alfi/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - kebanggan , , tiba di Pangkalan Komando Daerah Angkatan Laut (Pangkoderal) I Belawan. Kedatanga KRI Bima Suci ini pun di sambut langsung oleh Dankoderal I, Laksamana Muda TNI Deny Septian, Minggu (5/4/2026). 

Kedatangan kapal ini merupakan bagian dari lanjutan Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa etape kedua.

disambut meriah dengan formasi unsur laut, kapal nelayan, serta pagar air dari tug boat Pelindo. Kapal kemudian sandar di Dermaga 104, dilanjutkan dengan upacara penyambutan yang berlangsung khidmat.

Rangkaian penyambutan diawali dengan tarian selamat datang, laporan Komandan KRI Bima Suci kepada Dankodaeral I, serta prosesi pengalungan Ulos Medan kepada perwakilan peserta. 

Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Waas, unsur Forkopimda, pejabat utama Kodaeral I, serta berbagai unsur maritim lainnya.

Kehadiran 79 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) bersama 52 peserta ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara semakin menegaskan peran strategis pelayaran ini sebagai sarana diplomasi maritim dan penguatan hubungan internasional.

Dankodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana menjelaskan bahwa KRI Bima Suci sedang melaksanakan rangkaian kegiatan ASEAN Plus Kadetsil dan Kartika Jalakrida 2026.

"KRI Bima Suci membawa kurang lebih 97 taruna Akademi Angkatan Laut dan kadet dari 25 negara, baik dari ASEAN maupun non-ASEAN. Ada beberapa kadet dari Australia, Pakistan, dan Rusia yang ikut tergabung dalam misi ini," ujar Dan Kodaeral I di pelabuhan belawan. 

Ia menambahkan bahwa selain membawa misi diplomasi maritim, pelayaran ini juga menjadi pembelajaran lapangan bagi para kadet dan taruna. Total pelayaran akan berlangsung sekitar 124 hari.

Dankodaeral I memaparkan rute pelayaran KRI Bima Suci yakin dari Surabaya ke Jakarta kemudian tiba di Pelabuhan Belawan, setelah di Pelabuhan Belawan KRI Bima Suci akan berangkat ke Sri Lanka, Singapura, Vietnam, Shanghai (China), Busan (Korea Selatan), Rusia, Tanggasaki (Jepang), Filipina, Sulawesi Utara dan Kembali ke Surabaya. 

Selama berada di Belawan, para taruna dan peserta APCS akan melaksanakan berbagai kegiatan, berupa Courtesy call kepada Dankodaeral I dan Gubernur Sumatera Utara. Open ship dan deck reception, Olahraga bersama prajurit Kodaeral I, Bakti sosial kepada masyarakat pesisir dan Kunjungan budaya ke Istana Maimun dan Museum Rahmat

Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya mempererat persahabatan antarbangsa, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran lapangan bagi calon pemimpin masa depan yang profesional, tangguh, dan berwawasan global.

(Cw4/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru