KPK Gelar OTT di Muara Enim, Ruang Kerja Bupati hingga Kantor Dinas Pendidikan Disegel
KPK gelar OTT di Pemkab Muara Enim. Bupati dan 9 orang diamankan, ruang kerja hingga kantor dinas resmi disegel
Nusantaraterkini.co, MUARA ENIM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menggeledah sejumlah lokasi di lingkungan Pemkab Muara Enim dengan pengawalan ketat aparat kepolisian sejak pagi hingga berakhir sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan pantauan siaran langsung (live streaming) di media sosial sekitar pukul 15.00 WIB, tim antirasuah yang terbagi menjadi dua kelompok ini menyegel ruang kerja serta rumah dinas Bupati Muara Enim, rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, hingga lima ruangan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya aktivitas penindakan di wilayah hukum Sumatera Selatan tersebut, namun dirinya belum bersedia mengungkap detail perkara maupun pihak-pihak yang menjadi objek pemeriksaan dalam operasi kali ini.
“Biarkan tim kami yang di lapangan bekerja dulu, dan nanti pada saatnya akan kami update informasinya,” ujar Budi, Senin (8/6/2026).
Tim pertama bergerak melakukan penyegelan di rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim, lalu dilanjutkan dengan menyegel ruang kerja, serta rumah dinas Bupati Muara Enim.
Sementara itu, kelompok tim KPK lainnya mendatangi Kantor Dinas Pendidikan setempat dan memasang stiker segel resmi di lima area, yakni Ruang Perencanaan, Ruang Sarana dan Prasarana, Ruang Sekretaris, Ruang Keuangan, serta Ruang Bidang Kebudayaan.
Aktivitas penyidik yang keluar masuk lokasi sepanjang hari menjadi tontonan pegawai dan warga, meskipun hingga kini belum diketahui secara pasti apakah ada pejabat yang diamankan serta belum ada pengumuman resmi terkait barang bukti dokumen yang disita.
"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel hari ini," katanya.
Ia menyebut jika dari sepuluh orang yang diamankan, lima orang di antaranya berasal dari unsur Pemkab Muara Enim dan lima orang lainnya merupakan pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah didalami penyidik.
"Salah satu yang ditangkap di antaranya merupakan Bupati Muara Enim," ucap dia.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga belum memberikan pernyataan resmi apa pun, sementara publik masih menunggu perkembangan ekspose perkara lanjutan dari lembaga antirasuah.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·31 menit yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan