Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Komisi V Desak Evaluasi Menyeluruh Perlintasan Sebidang Kereta Api

​Komisi V DPR minta Kemenhub & PT KAI evaluasi perlintasan sebidang demi tekan angka kecelakaan kereta api nasional

Danang Wicaksana Sulistya bersama Anggota Komisi V DPR melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Bogor, Sabtu (13/6/2026). (Foto: istimewa)
Danang Wicaksana Sulistya bersama Anggota Komisi V DPR melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Bogor, Sabtu (13/6/2026). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Danang Wicaksana Sulistya mendesak Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kereta api di Indonesia.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.

Menurutnya, evaluasi harus diawali dengan inventarisasi seluruh titik yang saat ini tersebar di berbagai daerah.

Pendataan secara komprehensif diperlukan untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat bagi setiap lokasi.

“Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perlintasan sebidang kereta api. Kementerian Perhubungan bersama harus melakukan inventarisasi seluruh titik perlintasan agar diketahui kondisi, tingkat risiko, serta solusi yang tepat untuk setiap lokasi,” ujar Danang, Sabtu (13/6/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, hasil inventarisasi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan jangka panjang terkait penanganan perlintasan sebidang. 

Untuk titik dengan kepadatan lalu lintas tinggi dan risiko kecelakaan yang besar, pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan pembangunan infrastruktur berupa fly over maupun underpass.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut dapat menghilangkan potensi konflik antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang.

Meski demikian, Danang menilai sejumlah perlintasan masih akan tetap menggunakan sistem sebidang. Karena itu, diperlukan langkah evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh guna memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kondisi elevasi rel kereta api terhadap permukaan jalan. Ia mengingatkan agar perbedaan ketinggian antara rel dan jalan tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

“Jangan sampai perbedaan ketinggian yang terlalu besar justru membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua. Perlintasan harus dirancang agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat,” tegas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Selain itu, Danang juga meminta evaluasi dilakukan terhadap kelengkapan rambu-rambu, sistem peringatan dini, palang pintu, penerangan, hingga kondisi pandangan pengendara menuju jalur kereta api. Seluruh aspek tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

Ia menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan perlintasan kereta api.

Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, , serta para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan seluruh perlintasan memenuhi standar keselamatan yang memadai.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan perlintasan yang lebih aman, nyaman, dan mampu meminimalkan risiko kecelakaan. Evaluasi ini harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi nasional,” tandasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru