Kloter 13 Tiba, Kemenhaj Sumsel Catat 5.744 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Telah Dipulangkan
Kloter 13 Tiba, Kemenhaj Sumsel Catat 5.744 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Telah Dipulangkan
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Jumlah jemaah haji yang tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Palembang, saat ini telah mencapai angka 5.744 orang. Kepastian ini didapat setelah pesawat yang membawa Kelompok Terbang (Kloter) 13, mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada, Sabtu (20/6/2026) sore.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran kepulangan para tamu Allah ini ke Bumi Sriwijaya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini proses pemulangan berjalan dengan baik. Kita berharap kondisi ini bisa terus kita pertahankan hingga kloter terakhir nanti,” ujar Arkan dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (21/6/2026).
Arkan merincikan total 5.744 jemaah yang sudah aman kembali ke tanah air tersebut terdiri dari 4.623 jemaah asal Sumatera Selatan (Sumsel), 1.069 jemaah asal Bangka Belitung (Babel), dan 52 petugas Kloter.
Adapun Kloter 13 yang baru tiba tersebut, membawa 441 jemaah haji asal Palembang dan Pagaralam.
Saat keberangkatan ke Tanah Suci beberapa waktu lalu, Kloter 13 tercatat berjumlah 444 orang. Namun terdapat selisih tiga jemaah pada manifes kepulangan, karena ada tiga jemaah yang melakukan tanazul keluar atau pulang lebih awal.
Mereka adalah Sukardi yang pulang lebih awal bersama Kloter 4, serta Muhammad Yasmir Abdullah dan Desi Amalia Mohammad yang mengajukan pulang mandiri.
Dalam sambutan hangatnya menyambut kedatangan Kloter 13, Arkan secara khusus memberikan wejangan menyentuh bagi jemaah yang baru tiba kembali terkait makna perjalanan haji.
“Selamat datang, Ahlan wa Sahlan, kembali lagi ke Bumi Sriwijaya Kota Palembang ini,” ucapnya.
Ia mengingatkan jemaah jika ibadah haji bukan sekadar perjalanan menuju tanah suci, melainkan perjalanan kesucian jiwa dan penyempurnaan akhlak.
“Oleh karena itu, kepulangan dari tanah suci bukanlah akhir dari perjalanan spiritual Bapak-Ibu, tetapi menjadi awal untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran baru para jemaah setelah kembali ke lingkungan asal mereka.
Hal itu diharapkan, agar mereka senantiasa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat sekitar dengan mengamalkan kemabruran dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan.
“Semoga kemabruran haji senantiasa menyertai langkah Bapak-Ibu sekalian, menjadi cahaya bagi keluarga, serta menjadi kekuatan dalam membangun bangsa dan negara ini,” tutupnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·2 menit yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·8 menit yang lalu -
NEWSKasus Pembunuhan Garunggang Terungkap 3 Hari, Ketua SIP 08 Sumut Apresiasi Kapolsek Kuala Syamsul Bahri dan 8 Personel
hendra·34 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·40 menit yang lalu -
NASIONALTinjau API Banyuwangi, Wamenaker Minta Peserta MagangHub Asah Kompetensi
Herman Saleh Harahap·41 menit yang lalu -
PERISTIWAPembangunan Tong Pengolahan Emas di Desa Simalagi Madina Telan Korban Jiwa
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Tinjau Penanganan Karhutla dan Kondisi Gajah di Suaka Margasatwa Padang Sugihan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTBuddha Tzu Chi Bangun 241 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOBuddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Korban Bencana, 241 Huntap di Padangsidimpuan Dibangun
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALMasuk Panti Rehabilitasi, Pasien Narkoba Lapor Polisi karena Ngaku Dianiaya hingga Gendang Telinga Pecah
Rozie Winata·1 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan