Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadan, Waktu Paling Besar Peluang Bertemu Lailatul Qadar

Keutamaan 10 malam terakhir Ramadan dan amalan untuk meraih Lailatul Qadar. Simak penjelasan lengkap serta ibadah yang dianjurkan

Bagikan:
Ilustrasi umat Islam tengah berdoa setelah melaksanakan Ibadah Salat di 10 malam terakhir (Istockphoto.com)
Ilustrasi umat Islam tengah berdoa setelah melaksanakan Ibadah Salat di 10 malam terakhir (Istockphoto.com)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Memasuki penghujung bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia akan menyambut 10 malam terakhir Ramadan. 

Periode ini menjadi waktu yang sangat istimewa karena diyakini terdapat malam penuh kemuliaan yang disebut .

Banyak umat Islam meningkatkan ibadah pada malam-malam ini, mulai dari salat malam, membaca Al-Qur’an hingga memperbanyak doa. Hal ini karena pahala ibadah pada malam tersebut dipercaya lebih baik dari seribu bulan.

Lalu, apa saja keutamaan 10 malam terakhir Ramadan dan amalan yang dianjurkan? Berikut penjelasan lengkapnya.

?

Keistimewaan 10 malam terakhir Ramadan terletak pada hadirnya Lailatul Qadar, malam yang memiliki kemuliaan luar biasa.

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki pahala yang sangat besar dibandingkan malam lainnya.

Selain itu, pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan rahmat bagi umat manusia.

Beberapa keistimewaan 10 malam terakhir Ramadan antara lain:

1. Terdapat

Keutamaan terbesar dari 10 malam terakhir Ramadan adalah kemungkinan bertemu dengan Lailatul Qadar. Malam ini tidak diketahui secara pasti tanggalnya, namun diyakini berada di salah satu malam ganjil di 10 malam terakhir.

Banyak ulama menyebut malam tersebut kemungkinan terjadi pada malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

2. Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Setiap amal ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Hal ini membuat umat Islam berlomba-lomba memperbanyak ibadah.

3. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Doa yang dipanjatkan pada malam-malam ini dipercaya memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk kebaikan dunia dan akhirat.

4. Momentum Pengampunan Dosa

10 malam terakhir Ramadan juga menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Dengan ibadah yang sungguh-sungguh, diharapkan Allah SWT memberikan ampunan dan rahmat-Nya.

10 Hari Terakhir Ramadan, Apa yang Harus Dilakukan?

Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah dibanding hari-hari sebelumnya.

Rasulullah bahkan dikenal lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah pada periode ini.

Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan.

1. Salat Malam (Qiyamul Lail)

Salat malam seperti Salat Tarawih dan tahajud menjadi amalan utama yang dianjurkan pada 10 malam terakhir Ramadan.

Salat malam dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri di rumah.

2. Membaca Al-Qur’an

Banyak umat Muslim yang berusaha mengkhatamkan Al-Qur'an pada akhir Ramadan.

Membaca, memahami, dan merenungkan isi Al-Qur’an menjadi satu ibadah yang sangat dianjurkan.

3. I’tikaf di Masjid

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah.

Rasulullah SAW diketahui sering melakukan i’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadan.

4. Memperbanyak Sedekah

Selain ibadah spiritual, memperbanyak sedekah juga sangat dianjurkan.

Sedekah dapat berupa makanan untuk berbuka puasa, bantuan kepada fakir miskin, atau bentuk kebaikan lainnya.

5. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Mengucapkan tasbih, tahmid, tahlil dan istighfar dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada malam-malam terakhir Ramadan.

Amalan sederhana ini memiliki pahala besar jika dilakukan dengan ikhlas.

10 Malam Terakhir Ramadan Disebut Malam Apa?

10 malam terakhir Ramadan sering dikaitkan dengan malam Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam penuh kemuliaan dan keberkahan.

Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.

Banyak ulama menjelaskan bahwa memiliki beberapa tanda, seperti:

* Malam terasa tenang dan damai

* Udara terasa sejuk dan nyaman

* Matahari terbit dengan cahaya lembut keesokan harinya

Namun demikian, tidak ada yang dapat memastikan secara pasti kapan Lailatul Qadar terjadi. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan beribadah dengan sungguh-sungguh sepanjang 10 malam terakhir Ramadan.

Amalan Apa Saja di Malam Lailatul Qadar?

Jika seorang Muslim berkesempatan mendapatkan malam Lailatul Qadar, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

1. Salat Malam

Salat malam menjadi ibadah utama pada malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak salat malam pada malam tersebut.

2. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar dipercaya memiliki pahala yang sangat besar. Selain membaca, umat Islam juga dianjurkan untuk memahami maknanya.

3. Berdoa

Satu doa yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar adalah:

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni"

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

4. Dzikir dan Istighfar

Dzikir dan istighfar menjadi amalan ringan namun memiliki pahala besar. Dengan memperbanyak istighfar, umat Islam berharap mendapatkan pengampunan dosa.

5. Sedekah

Memberikan sedekah pada malam Lailatul Qadar juga sangat dianjurkan. Sedekah yang dilakukan dengan niat tulus dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Mengapa Umat Islam Harus Memaksimalkan 10 Malam Terakhir Ramadan?

Bagi umat Islam, 10 malam terakhir Ramadan merupakan kesempatan yang sangat berharga.

Jika seseorang mendapatkan Lailatul Qadar dan beribadah dengan sungguh-sungguh, maka pahala yang didapatkan setara dengan beribadah selama lebih dari 83 tahun.

Oleh karena itu, banyak umat Islam yang memanfaatkan waktu ini dengan meningkatkan ibadah, mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat, serta memperbanyak doa dan dzikir.

Momentum ini juga menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Dengan memaksimalkan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan, ampunan dosa, serta pahala yang berlipat ganda.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru