Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ketua DPRD Tapteng Akui Sudah Terima Surat Laporan Dugaan Pungli Oknum Lurah Budi Luhur

Ketua DPRD Tapteng mengakui telah menerima surat laporan tersebut. Sudah kita terima dan akan dirapatkan, mohon bersabar

Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani (tengah baju biru). (Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co)
Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani (tengah baju biru). (Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, mengakui telah terima dua surat laporan dari masyarakat atas dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum Lurah Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Tapteng inisial NAS.

Dikonfirmasi langsung awak media Nusantaraterkini.co melalui sambungan telepon, mengakui telah menerima surat laporan tersebut.

"Sudah kita terima dan akan dirapatkan, mohon bersabar," ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga : Dua Warga Datangi Kantor DPRD Tapteng, Laporkan Dugaan Pungli Oknum Lurah Budi Luhur 

Sebelumnya, warga kelurahan Budi Luhur, Nainggolan serta mantan Kepling 1, Firman Gea, Jumat (12/09/2025) lalu telah mengantarkan langsung kekantor DPRD Tapteng surat pernyataan empat kepling yang telah ditandatangi diatas materai Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah), yang menyatakan pengutipan biaya NA adalah atas arahan dan petunjuk Lurah Budi Luhur inisial NAS.

Selanjutnya, Selasa (16/09/2025) Nainggolan juga mengantarkan surat bukti baru adanya dugaan pungli yang telah disepakati di Kantor Lurah Budi Luhur tentang biaya-biaya pengurusan lainya yang menunjukan dugaan pungli, secara tertulis yang dilakukan oknum Lurah.

"Ini saya bawa bukti baru adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum Lurah Budi Luhur," ungkapnya.

"Surat ini telah saya antar langsung, Kekantor DPRD Tapteng, Bupati, BKD dan Kantor Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah," timpalnya.

Baca Juga : 4 Kepling Kelurahan Budi Luhur Akui Biaya Pembuatan Buku Nikah Atas Perintah Lurah

Nainggolan berharap ada tindakan dari pemerintah daerah agar mengusut tuntas kasus dugaan pungli tersebut.

"Saya juga menduga permasalahan ini tidak hanya di Kelurahan Budi Luhur tetapi di Kelurahan lainnya atau Desa yang berada di Tapteng," terangnya.

(jjm/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru