Ketua BEM UBK Diduga Terima Rp20 Juta untuk Setting Aksi, Lalu Hadrian: Jaga Idealisme!
Ketua BEM UBK diduga terima Rp20 juta untuk arahkan aksi. Lalu Hadrian ingatkan mahasiswa agar jaga independensi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, menanggapi dugaan pemberian uang sebesar Rp20 juta kepada sejumlah mahasiswa oleh oknum polisi untuk mengalihkan lokasi demonstrasi dari Istana Presiden ke Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.
Dugaan tersebut sebelumnya disampaikan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin.
Ia mengaku terdapat pemberian uang yang diduga bertujuan memengaruhi arah dan lokasi aksi demonstrasi mahasiswa.
Menanggapi isu tersebut, Lalu Hadrian Irfani mengingatkan agar tidak ada pihak mana pun yang memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan politik maupun kepentingan tertentu dengan iming-iming materi.
"Jangan membeli idealisme dan integritas mahasiswa dengan uang. Fase mahasiswa adalah masa mengasah dan meningkatkan intelektualitas, sekaligus memupuk idealisme dan integritas yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan bangsa," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, praktik pemberian uang kepada mahasiswa untuk menggerakkan atau mengarahkan aksi demonstrasi dapat merusak independensi, integritas, dan idealisme gerakan mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang selama ini dikenal sebagai penjaga moral dan pengawal demokrasi.
"Mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral yang independen. Ketika aksi mahasiswa digerakkan oleh kepentingan uang, maka nilai-nilai perjuangan, objektivitas, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat akan tergerus," tegasnya.
Legislator dapil NTB itu juga mengimbau mahasiswa agar tidak mudah tergoda oleh iming-iming materi dalam setiap aksi demonstrasi.
Ia menegaskan demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat, kritik, dan aspirasi terhadap kebijakan publik.
"Saya berharap mahasiswa tetap menjaga marwah gerakan mahasiswa. Jika melakukan demonstrasi, hal itu harus benar-benar dilakukan secara murni untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan masukan kepada pemerintah maupun lembaga negara, bukan karena kepentingan uang atau pihak tertentu," katanya.
Lalu menekankan pentingnya menjaga independensi gerakan mahasiswa agar tetap menjadi representasi suara rakyat sekaligus kekuatan intelektual yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan