Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang

Warga Salapian, Langkat blokir jalan Binjai–Bukit Lawang akibat rusak parah. Perbaikan dijanjikan Juni 2026, sementara dilakukan penyiraman.

Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang. (Foto: istimewa).
Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang. (Foto: istimewa).
A A

Nusantaraterkini.co, LANGKAT – Kekecewaan warga terhadap kondisi akhirnya memuncak. Puluhan warga Kelurahan Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, melakukan aksi pemblokiran jalan umum Binjai–Bukit Lawang, Senin (6/4/2026).

Aksi tersebut berlangsung di simpang tiga Jalan Merdeka. Warga menutup akses jalan dengan berbagai benda seperti kayu, papan, galon air, hingga ban bekas sebagai bentuk protes.

Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang

Dari pantauan di lokasi, warga menuntut perbaikan jalan yang sudah rusak parah selama lebih dari lima tahun. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan batu membuat debu beterbangan serta membahayakan pengguna jalan.

“Debu tebal dan batu sering terpental hingga mengenai ruko dan warga. Kecelakaan juga sering terjadi, terutama pengendara sepeda motor,” ungkap salah seorang warga.Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang" style="max-width: 100%; height: auto;">

Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Salapian Blokir Jalur Binjai–Bukit Lawang

Selain mendesak pengaspalan, warga juga meminta solusi sementara berupa penyiraman jalan sepanjang sekitar 500 meter untuk mengurangi debu dan risiko kecelakaan.

Mediasi Polisi dan Pemerintah Setempat

Aksi pemblokiran ini mendapat respons cepat dari pihak kepolisian. Plh Kapolsek Salapian IPTU Jasmin bersama jajaran turun langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi dengan warga.

Setelah dilakukan dialog, disepakati bahwa jalan akan disiram secara rutin sebagai langkah sementara.

“Penyiraman akan dilakukan agar debu tidak mengganggu. Sekitar pukul 11.25 WIB, warga membuka blokade dan arus lalu lintas kembali normal,” jelas IPTU Jasmin.

Ia juga menyebutkan bahwa penyiraman akan dilakukan hingga empat kali sehari, bekerja sama dengan pihak kecamatan dan perusahaan setempat.

Perbaikan Jalan Dijanjikan Juni 2026

Sementara itu, Camat Salapian Ramlan Tarigan menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, perbaikan atau pengaspalan jalan di wilayah tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.

“Koordinasi sudah dilakukan, dan perbaikan jalan dijadwalkan pada Juni 2026. Ini juga sudah kami sampaikan kepada warga,” ujar Ramlan.

Sebagai langkah awal, pihak kecamatan bersama perusahaan di sekitar Salapian akan mulai melakukan penyiraman jalan mulai Selasa (7/4/2026).

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru