Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Kementerian UMKM Dampingi Ratusan Pelaku Usaha di Tabagsel

Diberikan Pemahaman Pembiayaan

Kementerian UMKM mendampingi 300 pelaku usaha di Tabagsel untuk memperluas akses pembiayaan, memahami KUR, dan mengembangkan bisnis.

Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha Kementerian UMKM RI, Bastian, menyoroti pentingnya pemahaman pelaku usaha terhadap berbagai skema pembiayaan perbankan, Padangsidimpuan, Jumat (16/10/2026).(foto: rizal oloan nasution/nusantaraterkini.co)
Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha Kementerian UMKM RI, Bastian, menyoroti pentingnya pemahaman pelaku usaha terhadap berbagai skema pembiayaan perbankan, Padangsidimpuan, Jumat (16/10/2026).(foto: rizal oloan nasution/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, ​PADANGSIDIMPUAN — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia memberikan pendampingan intensif bagi ratusan pelaku UMKM di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini mencakup wilayah Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Mandailing Natal.

​Program bertajuk Perluasan Akses Pembiayaan Wirausaha Terdampak Bencana di Sumatera Utara tersebut digelar secara estafet di tiga lokasi di Kota Padangsidimpuan, yakni Natama Hotel, Via Hotel, dan Sitamiang Hotel, dengan total peserta mencapai sekitar 300 pelaku usaha, masing-masing 100 peserta setiap lokasi.

​Difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Padangsidimpuan, kegiatan ini menghadirkan lintas narasumber dari , Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, serta Bank Sumut.

​Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha Kementerian UMKM RI, Bastian, menyoroti pentingnya pemahaman pelaku usaha terhadap berbagai skema pembiayaan perbankan, salah satunya (KUR) tanpa agunan hingga Rp100 juta.

​Selain mendorong pemanfaatan platform Sapa UMKM untuk akses pelatihan dan modal, Bastian juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan pencatatan keuangan.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar semakin siap mengembangkan usahanya, memenuhi persyaratan kelayakan, serta mengikuti pelatihan yang dibutuhkan,” kata Bastian saat memberikan pemaparan di Aula Natama Hotel, Padangsidimpuan, Jumat (16/10/2026).

Bastian menambahkan, pemisahan antara keuangan rumah tangga dan keuangan usaha menjadi kunci utama agar arus modal serta perkembangan bisnis dapat terpantau secara terukur.

​Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Padangsidimpuan, Fahrizal Islami Ritonga, didampingi Kepala Bidang Koperasi dan UMKM pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Padangsidimpuan, Gustommy Hamonangan Siregar, mengapresiasi para pelaku usaha yang terus berupaya mempertahankan dan mengembangkan usahanya di tengah berbagai tantangan.

Fahrizal mengatakan, penguatan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perluasan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas produksi, pengembangan pemasaran, hingga perbaikan mutu produk.

Ia meminta peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan narasumber, terutama mengenai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha dan dukungan yang diperlukan agar usaha kembali berkembang.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai persoalan yang dihadapi. Sampaikan dukungan apa yang dibutuhkan agar dapat kami tindaklanjuti,” katanya.

Menurut Fahrizal, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah. Dukungan yang tepat diharapkan membantu UMKM meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pemasaran.

Melalui pendampingan ini, sebutnya, pelaku UMKM di Tabagsel diharapkan semakin memahami pilihan pembiayaan, mampu mengelola keuangan dengan baik, serta memiliki strategi untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan usaha.

"Pendampingan lanjutan diperlukan agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menghasilkan tindak lanjut sesuai kebutuhan pelaku usaha. Dengan demikian, UMKM diharapkan semakin kuat menghadapi tantangan dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi daerah," pungkasnya.

(Ron/Nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru