Kemenkop Percepat Kemitraan Bisnis Koperasi Desa Melalui Program Magang Intensif
Kemenkop UKM gelar magang pengurus Kopdes Merah Putih di Kopontren Al-Ittifaq untuk perkuat ekosistem bisnis dan kompetensi agribisnis.
Nusantaraterkini.co,BANDUNG-Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) terus menggenjot percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) dengan meluncurkan program magang pengurus koperasi yang intensif. Inisiatif strategis ini dirancang untuk memastikan Kopdes Merah Putih mampu membangun ekosistem dan kemitraan bisnis yang berkelanjutan.
Program magang angkatan pertama yang berfokus pada sektor pertanian ini diselenggarakan di salah satu lokasi percontohan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (16/11/2025).
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop UKM, Destry Anna Sari, menekankan pentingnya wahana pembelajaran langsung di lapangan ini.
Baca Juga : Menkop Ferry Juliantono Dorong BMT dan Koperasi Syariah Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
“Melalui program magang pengurus ini, kami akan terus mendorong Kopdes Merah Putih mampu membangun ekosistem dan kemitraan bisnis,” ujar Destry saat menutup kegiatan di Kopontren Al-Ittifaq, Minggu (16/11/2025).
Destry menunjuk Kopontren Al-Ittifaq sebagai model sukses dalam pertanian terpadu yang profesional. Koperasi ini telah berhasil menghubungkan sistem agribisnisnya dari hulu sampai hilir dengan pasar modern, termasuk supermarket.
“Sistem agribisnis yang diterapkan Al-Ittifaq sudah terhubung dengan berbagai pasar modern. Peserta magang bisa mempelajari rantai agribisnis secara lengkap,” tambahnya, seperti dilansir RMOL.
Kegiatan magang ini merupakan batch pertama dari total tiga batch yang melibatkan 114 orang pengurus dari 24 Provinsi di Indonesia. Batch pertama ini diikuti oleh 38 orang dari empat provinsi (Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah).
Baca Juga : Koperasi Merah Putih Segera Bisa Akes Pembiayaan ke Himbara, Juklak-Juknis Terbit Pekan Depan
Pelaksanaan magang menggunakan dua skema, yaitu pembekalan materi dan praktik langsung (on the job training). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi utama pengurus Kopdes, mulai dari budidaya pertanian, manajemen hasil, hingga kewirausahaan.
“Magang di tempat ini membantu pengurus Kopdes Merah Putih mengembangkan kompetensi utama, diantaranya budidaya pertanian, kewirausahaan, manajemen hasil,” jelas Destry.
Kemenkop berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan DNA kewirausahaan dan memfasilitasi kemitraan bisnis antara peserta Kopdes maupun dengan pengurus lokasi magang. Dukungan terhadap ekosistem ini diperkuat oleh Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), Programma Uitzending Manager (PUM), dan Universitas Pasunda Bandung.
Dengan terealisasinya kemitraan dan peningkatan kapasitas ini, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat berperan optimal sebagai pusat agregasi bisnis dan simpul ekonomi desa yang sesungguhnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSPetugas Potong Pohon Terjatuh di Lapangan Merdeka Binjai, Tangan Patah dan Kepala Luka
hendra·13 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·10 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan