Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh Jadi Alarm Keselamatan Infrastruktur Jalan
Anggota DPR Irmawan desak evaluasi keselamatan Tol Sibanceh usai kecelakaan maut yang menewaskan istri anggota DPRA.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR Irmawan, mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) setelah kembali terjadi kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa.
Kecelakaan tersebut menimpa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Anwar Ramli, bersama keluarganya di ruas Tol Sibanceh seksi Padang Tiji–Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin (11/5/2026) malam. Dalam insiden itu, sang istri, Mariam Ulfa, meninggal dunia.
Irmawan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Menurutnya, kecelakaan di jalan tol tidak bisa semata-mata dianggap akibat kelalaian pengemudi atau human error, melainkan harus dilihat secara menyeluruh, termasuk dari aspek keselamatan infrastruktur jalan.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya istri Tgk Anwar Ramli. Peristiwa ini harus menjadi alarm serius bagi seluruh pihak terkait. Jangan setiap kejadian hanya disimpulkan sebagai human error. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan tol Sibanceh,” ujar Irmawan, Rabu (13/5/2026).
Legislator dari daerah pemilihan Aceh itu menyoroti sejumlah aspek yang dinilai perlu segera dibenahi, mulai dari penerangan jalan, rambu-rambu keselamatan, kondisi permukaan jalan, hingga sistem mitigasi kecelakaan di ruas tol tersebut.
Menurutnya, masih terdapat titik-titik dengan penerangan minim dan kondisi badan jalan yang bergelombang sehingga berpotensi membahayakan pengendara, terutama pada malam hari saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
“Penerangan jalan di beberapa titik masih minim. Kemudian kondisi badan jalan di sejumlah ruas juga dilaporkan masih bergelombang. Ini tentu berbahaya, terutama saat malam hari dan ketika pengendara melaju dalam kecepatan tinggi,” katanya.
Irmawan meminta pihak penyelenggara jalan tol segera melakukan audit keselamatan secara menyeluruh dan menambah rambu-rambu peringatan di titik rawan kecelakaan agar pengguna jalan lebih waspada.
“Kalau memang ada titik rawan, harus diberi tanda yang jelas. Jangan menunggu jatuh korban berikutnya baru dilakukan pembenahan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa arus kendaraan diperkirakan meningkat menjelang libur Iduladha. Karena itu, menurutnya, langkah cepat dan konkret sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Volume kendaraan saat libur keagamaan biasanya meningkat signifikan. Karena itu, seluruh fasilitas keselamatan harus dipastikan berfungsi optimal, mulai dari lampu penerangan, marka jalan, rambu peringatan, hingga kualitas permukaan jalan. Jangan sampai jalan tol yang seharusnya memberikan rasa aman justru kembali memakan korban,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·57 menit yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan