Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kapolri Pantau Arus Mudik Lebaran 2026 dari Medan, Puncak Terjadi 18 Maret 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau arus mudik Lebaran 2026 dari Medan dan menyebut puncaknya terjadi pada 18 Maret

Bagikan:
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional melalui video conference dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026). (Montase Nusantaraterkini.co)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional melalui video conference dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026). (Montase Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, -  Jenderal memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat () secara nasional melalui video conference dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan.

Kegiatan yang berlangsung pada, Jumat (20/3/2026), terlihat Kapolri didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto, Kadiv Humas , Kapolda , Pangdam I/Bukit Barisan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, serta Wali Kota Medan.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, hasil pemantauan bersama lintas kementerian dan lembaga menunjukkan puncak arus mudik telah terjadi pada 18 Maret 2026.

“Berdasarkan laporan dari , puncak arus mudik terjadi di tanggal 18 Maret 2026 dengan total 270.315 kendaraan atau meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar 258.383 kendaraan,” kata Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional melalui video conference dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026). (Dokumentasi Polda Sumut)

Orang nomor satu di Polri ini menjelaskan, pengecekan dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan, BMKG, dan instansi terkait lainnya.

“Baru saja kita melaksanakan pengecekan langsung secara virtual terhadap seluruh wilayah bersama-sama dengan stakeholders terkait,” ujarnya.

Kapolri menambahkan, berbagai rekayasa lalulintas seperti , , hingga diterapkan guna mengurai kepadatan.

“Semua dilakukan untuk mengurai potensi-potensi kemacetan yang ada,” akunya.

Pria dengan bintang empat dipundaknya ini juga mengungkapkan bahwa sistem nasional telah resmi dihentikan pada pukul 14.22 WIB dan kondisi lalulintas kini berangsur normal.

Meski demikian, jajaran diminta tetap siaga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pasca malam takbir dan salat Idul Fitri.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru