Jadwal Terbatas, Layanan Tiket Tanpa Kursi KA Siantar Ekspres Jadi Sorotan
Keterbatasan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) rute Medan menuju Pematangsiantar kian dikeluhkan warga. Selain frekuensi keberangkatan
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Keterbatasan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) rute Medan menuju Pematangsiantar kian dikeluhkan warga. Selain frekuensi keberangkatan yang dinilai minim, kebijakan harga tiket tanpa tempat duduk yang dipatok sama dengan tiket kursi menjadi sorotan para pengguna jasa transportasi massal ini.
Pantauan di Stasiun KA Medan pada Sabtu (02/05/2026), antusiasme masyarakat menggunakan KA Siantar Ekspres tetap tinggi meski banyak penumpang yang terpaksa membeli tiket tanpa jaminan tempat duduk demi bisa sampai ke tujuan tepat waktu.
Salah satu penumpang tujuan Siantar, Rian (28), mengungkapkan kegelisahannya terkait kebijakan tarif tersebut. Ia menilai tidak adanya perbedaan harga antara tiket duduk dan berdiri sangat memberatkan penumpang, terutama untuk perjalanan panjang yang memakan waktu sekitar tiga jam.
"Harga tiket tetap sama Rp22.000, baik dapat kursi maupun berdiri di lorong gerbong atau dekat pintu. Rasanya kurang adil karena kita berdiri selama tiga jam perjalanan dengan kaki pegal dan ruang yang sempit," ujar Rian kepada nusantaraterkini.co.
Saat ini, rute Medan–Siantar hanya dilayani oleh jadwal keberangkatan yang sangat terbatas, yakni pada pagi dan sore hari. Hal ini menyebabkan tiket cepat ludes terjual, sehingga penumpang yang mendesak harus rela melakukan perjalanan dengan mengambil opsi tiket berdiri (tanpa kursi).
Kelangkaan tiket ini diperparah saat memasuki akhir pekan atau hari libur nasional. Para penumpang berharap pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) dapat mengevaluasi kebijakan harga atau setidaknya menambah frekuensi perjalanan untuk rute ini.
"Harapannya jadwal ditambah agar orang tidak perlu berebut sampai harus beli tiket berdiri. Masa bayar sama tapi fasilitas yang didapat jauh berbeda," tambah Rian.
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi penyedia layanan transportasi untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, mengingat moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena efisiensi waktu dan harga yang terjangkau dibandingkan moda transportasi darat lainnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan