Ikuti Pembinaan, 21 Napi Terorisme di Lapas Kelas I Cipinang Ikrar Setia NKRI
Kepala Lapas Kelas I Cipinang Prayer Manik menyebutkan, bahwa 21 napiter tersebut baru dipindahkan ke Lapas Kelas I Cipinang pada 8 November 2023.
Ikuti Pembinaan, 21 Napi Terorisme di Lapas Kelas I Cipinang Ikrar Setia NKRI
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebanyak 21 narapidana terorisme (napiter) yang baru 2 bulan mengikuti program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhineka Tunggal Ika, Senin (18/12/2023).
Kepala Lapas Kelas I Cipinang Prayer Manik menyebutkan, bahwa 21 napiter tersebut baru dipindahkan ke Lapas Kelas I Cipinang pada 8 November 2023.
"Selama di dalam Lapas, 21 narapidana terorisme aktif mengikuti program pembinaan. Program yang diikuti di antaranya Program Kesadaran Beragama, Program Kesadaran Hukum, Berbangsa dan Bernegara, Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Mengikuti Upacara Bendera,” ungkapnya dalam kegiatan ikrar setia itu di Aula Gedung II Lapas Kelas I Cipinang.
Pembacaan ikrar setia tersebut juga disaksikan oleh Tonny Nainggolan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Kombes Pol. Djoko Trisno Widodo Kasubdit Inkoor Ditidensos Densus 88 AT Polri dan Ahmad Fauzi selaku Kasie Identifikasi Narapidana Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya Tonny berharap agar apa yang telah diIkrarkan oleh para napiter bukan hanya merupakan tindakan formal semata.
“Ikrar NKRI untuk narapidana terorisme bukan hanya merupakan tindakan formal semata, melainkan juga sebagai langkah penting dalam upaya membangun narapidana sebagai anggota masyarakat yang bermakna dan positif. Tujuan-tujuan ini mendukung visi rehabilitasi dan reintegrasi yang holistik di dalam sistem pemasyarakatan,” ucapnya.
Usai membacakan ikrar, 21 napiter tersebut menandatangai piagam ikrar dan mencium bendera merah putih sebagai simbol bahwa mereka sadar satu-satunya ideologi di Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Pancasila.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSMayat Pria Ditemukan Membusuk di Bangunan Kosong Tebingtinggi, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
hendra·48 menit yang lalu -
-
EKONOMIHutama Karya Genjot JTTS Tembus 1.160 Kilometer, BAKN DPR RI Sorot Dampak Ekonomi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPasar Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $84 Ribu, LayerZero Meroket 14 Persen
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELOperasi Sikat Musi 2026: 20 Personel Brimob Gencarkan Patroli Keamanan di Palembang
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
PERISTIWAGempa Bumi Magnitudo 6.1 di Sumba Barat Daya, Guncangan Kuat Dirasakan Selama 1 Menit
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
PERISTIWAGempa M5.9 Guncang Aceh Jaya, Getaran Kuat Dirasakan Warga hingga Meulaboh
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAHead to Head FIFA ASEAN Cup 2026: Rekor Pertemuan dan Duel Sengit Indonesia vs Thailand
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Global Melonjak ke Level Tertinggi dalam Empat Tahun Akibat Gangguan Logistik dan Cuaca
Rozie Winata·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan