IHSG Berpotensi Rebound ke 7.200, Sentimen BBM dan WFH Jadi Penggerak Pasar
IHSG diproyeksi menguat ke 7.200 di tengah isu kenaikan BBM dan kebijakan WFH. Analis sebut sentimen global dan energi jadi penopang pasar.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Selasa (31/3/2026), dengan potensi berada di rentang 7.000 hingga 7.200. Proyeksi ini muncul setelah IHSG pada penutupan Senin (30/3/2026) terkoreksi tipis 5,39 poin atau 0,077 persen ke level 7.091,67.
Analis dari Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal indikator MACD menunjukkan pola pergerakan yang cenderung datar (sideways). Kondisi ini membuka peluang IHSG bergerak stabil dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek.
Sentimen positif pasar salah satunya didorong oleh langkah pemerintah yang tengah menyiapkan strategi efisiensi anggaran, termasuk opsi penerapan work from home (WFH). Kebijakan ini bertujuan meredam dampak lonjakan harga minyak mentah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Pemerintah juga mengidentifikasi sejumlah sektor yang berpotensi terdampak tekanan, seperti sektor energi, rantai pasok global, serta pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Di sisi lain, pelaku pasar turut mencermati potensi kenaikan harga BBM nonsubsidi yang kemungkinan diumumkan pada 1 April 2026. Kebijakan ini dinilai dapat memengaruhi daya beli dan biaya produksi di berbagai sektor.
Selain itu, ketidakpastian terkait kebijakan bea keluar ekspor batu bara juga menjadi perhatian investor. Meski telah masuk dalam asumsi penerimaan APBN 2026, hingga kini kebijakan tersebut belum mendapatkan kepastian. Berbeda dengan produk turunan nikel yang telah memperoleh persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk dikenakan bea keluar.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham seperti BUMI, DEWA, MAPI, MBMA, dan SMDR.
Sementara itu, analis dari MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak fluktuatif. Dalam skenario negatif, indeks berpotensi melemah ke kisaran 6.745 hingga 6.887. Namun dalam kondisi terbaik, IHSG bisa melanjutkan penguatan ke level 7.450 hingga 7.779.
Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas antara lain AGII, ESSA, PTBA, dan TLKM.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan