Houthi Yaman Lancarkan Serangan Drone ke Target Militer di Tel Aviv dan 2 Kapal Perang AS di Laut Merah
Serangan terhadap kapal-kapal perang AS tersebut merupakan "tanggapan atas agresi dan kejahatan AS yang sedang berlangsung terhadap rakyat Yaman
Nusantaraterkini.co, SANAA - Kelompok Houthi Yaman mengatakan bahwa mereka telah melancarkan serangan drone terhadap "target-target militer" di Tel Aviv, Israel, dan menembakkan sejumlah rudal jelajah ke dua kapal perang Amerika Serikat (AS) di Laut Merah.
"Kami melakukan sebuah operasi terhadap target militer di Tel Aviv, dengan menggunakan drone Jaffa," ujar juru bicara (jubir) militer Houthi, Yahya Sarea, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan al-Masirah TV yang dikelola Houthi, pada Senin (7/4/2025).
"Pasukan laut dan udara kami juga melakukan operasi gabungan militer yang menargetkan dua kapal perusak AS di Laut Merah dengan meluncurkan beberapa rudal dan drone," lanjutnya.
Baca Juga: Pascaserangan Udara Amerika di Yaman, PBB Khawatirkan Ancaman Balasan Houthi
Dia menjelaskan bahwa serangan terhadap kapal-kapal perang AS tersebut merupakan "tanggapan atas agresi dan kejahatan AS yang sedang berlangsung terhadap rakyat Yaman," mengacu pada serangan udara AS terbaru ke sebuah rumah di Sanaa pada Minggu (6/4) malam waktu setempat, yang menyebabkan sedikitnya empat orang dan melukai lebih dari 20 lainnya, termasuk 11 wanita dan anak-anak.
Sarea menekankan bahwa serangan-serangan AS tidak akan menggoyahkan kelompok tersebut dalam mendukung rakyat Palestina, dan bersumpah bahwa operasinya tidak akan berhenti sampai "agresi" Israel terhadap Jalur Gaza berhenti dan mengepung wilayah tersebut dicabut.
Ketegangan semakin meningkat antara kelompok Houthi dan Amerika Serikat sejak 15 Maret, ketika militer AS kembali melanjutkan serangan udara terhadap target-target Houthi untuk mencegah kelompok tersebut menyerang kapal-kapal angkatan laut dan komersial mereka di Laut Merah.
Pihak Houthi berulang kali mengeklaim bahwa serangan mereka merupakan penghitungan atas serangan udara AS di Yaman dan bertujuan untuk memberi tekanan terhadap Israel yang didukung AS agar menghentikan serangannya ke Gaza dan mengizinkan bantuan masuk ke daerah kantong Palestina yang terkepung itu.
(Zie/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANWakil Wali Kota Medan Apresiasi Pembukaan Restoran Oedoek Seroe
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
-
E-SportONIC Tumbangkan NAVI 2-1 di Laga Penutup MPL ID Season 18 Week 7
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SUMUTHinca Panjaitan Minta Polisi Usut Kematian Lembu di Simalungun
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SUMSELKabut Asap Ganggu 31 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
-
PENDIDIKAN"Spark Go To Campus", Rico Waas Tekankan Edukasi Kesehatan Reproduksi
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMUTSMSI Madina Desak APH Tangkap Pemilik Ekskavator PETI Jambur Tarutung
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Ringkus 44 Tersangka Kasus Curas dan Curat
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan