Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hari ke-8 Operasional Haji 2026: 40.796 Jemaah Diberangkatkan, 2 Orang Wafat

Update Haji 2026: 40.796 jemaah RI sudah berangkat, 2 wafat. Pemerintah prioritaskan layanan kesehatan lansia

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff memberikan keterangan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Foto: dok Kemenhaj)
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff memberikan keterangan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Foto: dok Kemenhaj)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan secara umum, proses pemberangkatan jemaah haji melalui berbagai embarkasi berjalan lancar hingga hari kedelapan masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi. 

Hingga hari ini, tercatat sebanyak 104 kloter dengan total 40.796 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Sementara itu, jumlah jemaah yang telah tiba di mencapai 93 kloter dengan total 36.483 jemaah.

Seluruh proses kedatangan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas sejak di bandara hingga ke hotel.

Dari sisi layanan kesehatan di Daerah Kerja , sebanyak 1.373 jemaah menjalani rawat jalan, 30 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji (KKHI), dan 54 jemaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

Pada 27 April 2026, satu jemaah wafat atas nama Kamariyah Dul Tayib (85) dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dengan demikian, total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 2 orang.

Pemerintah memastikan layanan kesehatan menjadi prioritas utama. Dukungan layanan meliputi 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah. Selain itu, tersedia Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah, tenaga kesehatan di setiap kloter (1 dokter dan 1 tenaga kesehatan), serta kerja sama dengan rumah sakit rujukan di Arab Saudi.

Petugas kesehatan siaga di berbagai titik layanan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan yang cepat dan optimal.

Juru Bicara , Maria Assegaff, menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan secara menyeluruh.

“Pemerintah memastikan bahwa kesehatan jemaah menjadi prioritas utama. Layanan kesehatan disiapkan secara berlapis, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga pelayanan di Tanah Suci,” ujar Maria di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (28/4/2026). 

“Kami ingin memastikan setiap jemaah, terutama lansia dan yang memiliki risiko kesehatan, mendapatkan pendampingan yang optimal sejak awal keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai," tambahnya. 

Lebih lanjut, Maria mengimbau jemaah untuk aktif menjaga kondisi kesehatannya selama berada di Tanah Suci.

"Kami mengajak seluruh jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan, cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan,” tuturnya.

“Dengan kolaborasi antara petugas dan kedisiplinan jemaah, kami optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

(zie/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait