Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Harga Minyak Dunia Melemah Usai Ketegangan Iran di Selat Hormuz Mulai Mereda

Harga minyak dunia turun lebih dari 1% setelah ketegangan Iran di Selat Hormuz mereda, meski sebelumnya sempat melonjak akibat konflik.

Selat Hormuz Masih Ditutup, Harga Minyak Dunia Naik 11 Persen dalam Sepekan. (Foto: istimewa)
Selat Hormuz Masih Ditutup, Harga Minyak Dunia Naik 11 Persen dalam Sepekan. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Harga minyak mentah global kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat melonjak tajam akibat memanasnya situasi di kawasan . Pada perdagangan Selasa (5/5/2026), minyak mentah Amerika Serikat jenis West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun lebih dari 1 persen.

Mengacu pada laporan Reuters, harga WTI berada di level USD 104,88 per barel, melemah USD 1,54 atau sekitar 1,5 persen pada pukul 22.36 GMT, Senin (4/5/2026).

Penurunan ini dipicu oleh mulai meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak dalam jangka pendek. Hal tersebut menyusul keberhasilan sebuah kapal pengangkut berbendera AS yang dioperasikan oleh aliansi Farrell Lines dan Maersk meninggalkan Teluk melalui dengan pengawalan militer Amerika Serikat.

Komando Pusat AS (Centcom) juga memastikan bahwa pihaknya terus aktif mendukung kelancaran jalur pelayaran komersial di kawasan strategis tersebut.

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak lebih dari 6 persen pada awal pekan, dipicu oleh langkah Presiden AS Donald Trump yang meluncurkan operasi militer untuk membuka kembali akses Selat Hormuz. Kebijakan tersebut memicu respons keras dari Iran yang berupaya mempertahankan pengaruhnya di jalur distribusi energi penting dunia itu.

Sejumlah laporan menyebutkan beberapa kapal komersial menjadi sasaran serangan, bahkan sebuah pelabuhan minyak di Uni Emirat Arab dilaporkan mengalami kebakaran akibat eskalasi konflik.

Ketegangan ini menjadi salah satu konflik terbesar sejak gencatan senjata diumumkan beberapa minggu lalu, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas .

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru