Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Fenomena Coffee Shop Menjamur, Minimnya Riset jadi Penyebab Banyak yang Tutup

Fenomena Coffee Shop Menjamur, Minimnya Riset jadi Penyebab Banyak yang Tutup

A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Fenomena banyaknya cafe-cafe atau coffee shop bermunculan di Kota Medan, seperti jamur yang tumbuh di musim hujan.

Namun, tak semua cafe-cafe ini bertahan lama dikarenakan adanya saingan-saingan dalam segi lapak, rasa hingga konsep.

Salah satu pemilik cafe di kawasan Padang Bulan, Danil yang ditemui pada Sabtu (18/4/2026) mengatakan bahwa banyak pelaku-pelaku usaha yang sekedar coba-coba.

Alhasil, minimnya pengetahuan tentang khususnya, membuat banyak cafe yang baru buka lalu tutup permanen.

"Kalau kita lihat seperti di Kota Medan, anak- ramai membuka coffee shop. Karna banyaknya pelaku bisnis yang ikut-ikutan dan kurang riset terhadap bisnis viral ini, akhirnya banyak yang tutup," ujarnya.

Danil menjelaskan, bahwa cara untuk tetap bertahan di tengah persaingan bisnis ini, harus memiliki relasi yang kuat.

Lalu memberikan fasilitas yang nyaman, menguasai teknik marketing dan memberikan cita rasa kopi yang berkualitas serta pelayanan yang ramah. 

“Perlu yang Namanya strategi, relasi, untuk membangun sebuah usaha itu, kita mulai dari orang terdekat, mereka dapat apa yang mereka inginkan pasti berjalan dengan baik, kemudian strategi marketing, gimana kita memasarkan produk kita, usaha kita kepada orang diluar sana yang belum pernah datang kesini, kita melalui konten, iklan, yang paling utamanya konten lah,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan bagaimana cara mempertahankan pengunjung supaya tetap datang dan nyaman di cafe tersebut.

“Ada beberapa hal yang perlu kita tanamkan saat buka usaha seperti ini, salah satunya pelayanan, itu yang paling utama, kedua rasa, yang ketiga itu suasana, jadi kalua kita sudah punya strategi ini, tinggal kita menjalankan bagaimana strateginya dan bagaimana marketingnya,” tambahnya.

Danil juga memiliki strategi untuk mempertahankan keberlangsungan bisnisnya walaupun banyak usaha frenchise dimana-mana.

“Walaupun banyak coffe shop atau tempat-tempat yang menjejerkan kopi, bahkan yang sampe keliling ada, tapi kita punya menu-menu andalan dan suasana kita juga enak, mereka bakalan bertahan” katanya.

Sehingga membuat pengunjung tidak bertahan itu adalah kurangnya pelayanan.

Dia juga menyarankan supaya yang ingin membuka bisnis coffe shop, agar lebih mengetahui kondisi pasar, dan memiliki pengalaman di bidang bisnis coffe shop.

“Kalau untuk anak muda diluar sana yang seperti saya juga masih anak muda ya, jika ingin buka coffe shop, mereka harus mempertimbangkan pasar, harus mengetahui pasarnya gimana, mereka membuka usaha ditempat strategis kah? Yang banyak dilalui orang kah?, dan juga memiliki cita rasa yang pasti dan tidak akan berubah-rubah,” pungkasnya.

(cw1/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait