Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Soetta, 20 Penerbangan Dibatalkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Soetta. Sebanyak 20 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik.

Bandara Soetta. (Foto: istimewa)
Bandara Soetta. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, berdampak terhadap operasional di Bandara Internasional (Soetta). Sebanyak 20 penerbangan terpaksa dibatalkan akibat yang terdeteksi masuk ke area bandara.

Dari jumlah tersebut, 16 merupakan internasional, sedangkan empat lainnya adalah penerbangan domestik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, mengatakan selain pembatalan, sejumlah penerbangan juga mengalami penundaan dan penjadwalan ulang.

"Pada penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali," ujar Lukman dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Sejumlah rute internasional yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), serta Kuala Lumpur (KUL).

Sementara itu, pada penerbangan domestik tercatat empat penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan dialihkan.

Rute domestik yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), serta penerbangan menuju Denpasar (DPS) dan Surabaya (SUB).

Lukman mengatakan Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada Minggu, 6 September 2026. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi efek berantai terhadap operasional penerbangan.

Menurutnya, gangguan pada satu penerbangan dapat memengaruhi rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, hingga kapasitas terminal.

"Penyesuaian operasional penerbangan akan terus dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan," jelasnya.

Lukman menegaskan keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap penyesuaian operasional yang dilakukan.

Karena itu, calon penumpang diminta secara berkala memantau informasi terbaru mengenai status penerbangannya melalui maskapai masing-masing.

"Ditjen Perhubungan Udara akan terus memonitor perkembangan situasi bersama operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, dan pihak terkait lainnya," katanya.

Informasi terbaru mengenai operasional penerbangan akan disampaikan apabila terdapat perubahan signifikan akibat kondisi .

Sebelumnya, Bandara ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB. Penutupan dilakukan setelah akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi masuk ke kawasan bandara.

Kondisi tersebut membuat aktivitas penerbangan di bandara harus disesuaikan dengan perkembangan situasi demi menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait